Prabowo Terbitkan Aturan, Distribusi Bansos Segera Pindah ke Koperasi
![]() |
| Ilustrasi (net) |
JAKARTA - Pola distribusi bantuan sosial (bansos) segera mengalami transformasi besar. Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, seluruh alur penyaluran bantuan pemerintah akan dialihkan dari kantor-kantor pemerintahan menuju Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengemukakan bahwa kebijakan ini bertujuan memusatkan seluruh layanan bantuan ke satu pintu ekonomi di tingkat desa. Pelaksanaan secara serentak dijadwalkan mulai bulan September 2026.
"Bansos, bantuan pemerintah, semua nanti melalui Kopdes. Terpusat di Kopdes. Karena kan sebelumnya di kantor-kantor pemerintahan. Nanti di Kopdes semua. Semua Koperasi Desa Merah Putih," ucapnya usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Integrasi Program Pemberdayaan
Kebijakan sentralisasi ini tidak sekadar memindahkan lokasi pengambilan uang. Berdasarkan regulasi Inpres tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) ditugaskan memfasilitasi penerima manfaat agar dapat memasarkan produk hasil program pemberdayaan sosial mereka melalui etalase KDKMP, sekaligus mendorong mereka menjadi anggota aktif koperasi.
Kesiapan infrastruktur pun terus dipacu. Kementerian Koperasi mencatat bahwa 15.845 unit KDKMP telah berdiri dan siap beroperasi hingga pertengahan Juli 2026. Angka ini akan terus bertambah seiring berjalannya proses pembangunan 19.539 koperasi lain di berbagai wilayah.
Rencana Eksekusi Penyaluran
Kemensos mengelola dua program utama, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Pencairan tunai yang biasanya melewati PT Pos atau bank Himbara, ke depannya dapat diakses langsung pada fasilitas perbankan di dalam koperasi.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menerangkan bahwa proses simulasi sedang berlangsung secara intensif. Pihaknya berupaya menyesuaikan layanan agar selaras dengan kebutuhan warga sebelum diterapkan secara nasional.
"Ke depan ini sedang kita jajaki, sedang kita simulasikan untuk penyaluran bansos di Koperasi Desa Merah Putih yang sudah beroperasi. Nanti akan kita coba kira-kira yang cocok, yang terbaik seperti apa," bebernya pada Senin (20/7/2026).
Sebelum implementasi penuh, pemerintah merencanakan tahap evaluasi lapangan guna meninjau kesiapan sistem transaksi keuangan maupun ketersediaan barang kebutuhan pokok di lokasi.
"Nanti, ini sekarang akan diujicobakan di beberapa tempat. Mudah-mudahan, nanti targetnya katanya tadi kira-kira di Agustus ini diujicoba," tutupnya. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | okezone.com |
| Kategori | : | Balai Kota |











