Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
22 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
1 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat

Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Kamis, 29 Oktober 2026 12:33 WIB
Penulis: M Rafdinal Adrianto
TENAYAN RAYA- Tuntutan akan pelayanan publik yang cepat dan tepat sasaran kini menjadi komitmen utama bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak menunda-nunda penanganan keluhan masyarakat, mulai dari urusan infrastruktur, genangan air, hingga bantuan pendidikan.

Ketegasan tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi bulanan bersama para camat di Kantor Kecamatan Sail, Rabu (28/10/2026). Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah evaluasi menyeluruh terhadap program kerja yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

"Setiap bulan, kami membedah mana pekerjaan yang masih menggantung dan mana yang sudah tuntas. Ini pentingnya membangun kedekatan antara kepala daerah, camat, dan OPD terkait agar tidak ada jarak dalam penanganan masalah warga," terangnya.

Untuk mengawal keluhan di tingkat tapak, Pemkot Pekanbaru kini mengandalkan program satuan tugas bernama Lestari. Saat ini, setiap kantor kecamatan telah dibekali 15 personel khusus yang bersiaga menuntaskan persoalan lingkungan, terutama terkait kebersihan dan pengelolaan sampah.

Kehadiran pasukan ini diharapkan mampu memangkas rantai birokrasi penanganan masalah di lapangan. Agung mengingatkan agar tidak ada lagi instansi teknis, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), yang abai atau lamban merespons aduan publik.

"Jangan sampai ada lagi laporan DLHK lambat turun. Sekarang kami menonjolkan program Lestari, di mana pasukan ini fokus bersiaga di kecamatan menangani apa yang langsung dikeluhkan warga," tegasnya.

Selain membenahi urusan infrastruktur dan tata kota, sektor pendidikan tak luput dari sorotan perbaikan. Dalam hitungan hari, pemerintah daerah berencana mendistribusikan bantuan pakaian seragam sekolah secara cuma-cuma bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Kami juga segera membagikan baju sekolah gratis untuk anak-anak. Dalam satu hingga dua hari ini, penyalurannya akan kami selesaikan," beber Agung.

Angin segar juga berembus bagi para alumni sekolah yang kesulitan menebus dokumen kelulusan akibat tersandung kendala biaya. Saat ini, proses advokasi dan penyelesaian tunggakan terus berjalan. Lebih dari separuh ijazah siswa yang sempat tertahan di sekolah kini telah berhasil dibebaskan.

Mengakhiri arahannya, Agung kembali mengingatkan hakikat utama dari keberadaan aparatur sipil negara. Baginya, roda pemerintahan hanya akan berjalan optimal jika para abdi negara memprioritaskan kepentingan warga di atas segalanya.

"Memuaskan warga adalah hal yang paling utama karena kita merupakan bagian dari pelayanan. Saya ingin seluruh pegawai siap kapan saja dibutuhkan untuk bekerja dan melayani," pungkasnya. ***

wwwwww