Waspada Modus Fogging Berbayar di Pekanbaru, DPRD Minta Warga Lapor ke Puskesmas
![]() |
| Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Abidin |
Penulis: Afrila Yobi
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Abidin mengingatkan publik agar tidak mudah menyerahkan uang kepada pihak-pihak yang menawarkan jasa pengasapan tanpa identitas dan legalitas yang jelas. Ia mendorong masyarakat untuk lebih proaktif berkoordinasi dengan otoritas kesehatan guna memastikan tindakan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan mereka benar-benar terukur.
Menurutnya, Dinas Kesehatan maupun puskesmas memiliki prosedur teknis serta penilaian standar untuk menentukan tingkat kerawanan suatu wilayah sebelum tindakan pengasapan dieksekusi. Langkah penanganan melalui jalur resmi dipastikan jauh lebih aman, gratis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara medis.
"Jadi kalau memang RT, RW atau masyarakat merasa itu diperlukan difogging, jangan sungkan-sungkan datang ke puskesmas," imbau Tekad, Rabu (28/10/2026).
Sorotan utama dari maraknya jasa berbayar ini terletak pada transparansi dan kualitas bahan yang disemprotkan. Masyarakat awam dinilai sulit membedakan antara racun pembasmi nyamuk murni dengan cairan campuran yang justru berpotensi memicu masalah lingkungan baru jika takarannya keliru.
"Kalau fogging yang tidak resmi tadi, kita tidak tahu apakah ada obat antinyamuk di situ, apakah komposisi yang disemprotkan bagus untuk lingkungan atau tidak. Atau hanya seperti ada obat, padahal tidak jelas. Akhirnya, kegiatan itu bisa mubazir," urainya menjabarkan risiko kesehatan yang mengintai warga.
Guna memutus mata rantai pengasapan liar ini, wakil rakyat tersebut turut membuka jalur komunikasi bagi kawasan permukiman yang benar-benar membutuhkan intervensi penyemprotan. Warga atau perangkat lingkungan yang kesulitan mencari akses dapat melayangkan permohonan pendampingan langsung ke gedung dewan agar segera dijembatani dengan dinas terkait.
"Bisa menyampaikan kepada kami di Komisi III DPRD Pekanbaru atau melalui Fraksi PDI Perjuangan. Nanti akan kita salurkan ke dinas terkait karena kita ingin fogging yang dilakukan itu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. ***
| Kategori | : | Ragam |





























