Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
![]() |
Langkah ini menjadi angin segar bagi warga karena tak sekadar memulihkan wajah kota, tetapi juga meminimalkan ancaman keselamatan akibat tumpukan utilitas kabel yang dibiarkan semrawut.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho turun tangan memastikan pengerjaan fisik di lapangan dieksekusi sesuai jadwal. Ia mengatur ritme proyek agar berjalan bertahap hingga mencapai batas waktu yang telah disepakati.
"Pengerjaan di Jalan Paus kami targetkan mencapai sekitar 50 persen pada pertengahan November. Sisanya diharapkan selesai menjelang akhir November atau paling lambat awal Desember 2026," urai Agung saat memberikan keterangan di Pekanbaru, Selasa (27/10/2026).
Melalui penerapan skema ducting, seluruh sarana kabel yang tadinya membebani tiang-tiang di udara diturunkan dan dimasukkan ke dalam lorong khusus di bawah permukaan tanah. Pembersihan area atas jalan ini membebaskan kawasan pejalan kaki dan pengendara dari polusi visual sekaligus risiko gangguan teknis infrastruktur gantung.
Mengingat kompleksitas jaringan lintas instansi, pemerintah daerah merangkul erat berbagai perusahaan penyedia layanan telekomunikasi. Sinkronisasi menjadi kunci agar pemindahan jalur komunikasi warga tidak mengalami pemutusan atau hambatan berarti.
"Penataan ini dilakukan secara bertahap bersama pihak terkait, terutama operator penyedia jaringan, agar proses pemindahan ke bawah tanah berjalan lancar sesuai rencana," tambahnya.
Sebelum merambah wilayah Jalan Paus, penertiban serupa sudah lebih dulu dirampungkan di Jalan Ronggowarsito serta kawasan simpang Jalan Arifin Ahmad. Catatan evaluasi dari pengerjaan di dua titik tersebut kini dijadikan acuan teknis oleh Pemkot Pekanbaru untuk memperluas jangkauan pembenahan infrastruktur.
Bila penataan di Jalan Paus ini sukses dikerjakan tepat waktu, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi percontohan bagi standardisasi instalasi telekomunikasi tanpa kabel udara di seluruh penjuru Kota Bertuah. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Kategori | : | Kabar Bertuah, Marpoyan Damai |











