Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
21 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
18 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Parlemen

Jejak Digital Korupsi 5 Tahun DPRD Merangin Kini di Tangan Jaksa

Jejak Digital Korupsi 5 Tahun DPRD Merangin Kini di Tangan Jaksa
Kejati Jambi geledah Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin.
Jum'at, 13 Februari 2026 08:01 WIB

MERANGIN – Jejak digital dugaan penyimpangan anggaran selama lima tahun terakhir di Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin kini berada di meja penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi. Hal ini menyusul aksi penggeledahan intensif yang menyasar barang bukti elektronik di kantor wakil rakyat tersebut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jambi, Noly Wiyaya, mengungkapkan bahwa timnya tidak hanya menyita dokumen fisik. Fokus utama penyisiran juga menyasar perangkat elektronik yang diduga menyimpan data vital dan percakapan terkait aliran dana tahun 2019–2024.

"Tim berhasil mengamankan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik berupa komputer, laptop, dan telepon genggam," ujar Noly usai penggeledahan, Kamis (12/2/2026).

Operasi yang berlangsung selama tujuh jam, mulai pukul 10.30 WIB hingga 17.30 WIB, ini menjadi sinyal keseriusan jaksa membongkar praktik rasuah di tubuh legislatif daerah itu. Barang bukti yang diangkut ke Gedung Kejati akan segera menjalani analisis mendalam untuk membuka tabir kasus.

Noly menegaskan, langkah pro justisia ini diambil untuk memperjelas konstruksi perkara yang tengah disidik. Alat bukti elektronik sering kali menjadi kunci utama dalam melacak kejahatan kerah putih yang sulit dibuktikan hanya lewat dokumen kertas.

"Seluruh hasil penggeledahan akan dikaji secara komprehensif oleh tim penyidik untuk menentukan relevansinya," tutupnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Warga Bertuah, Parlemen
wwwwww