Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
2
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
3
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
6 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
2 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
6
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Kejar Target Maret 2026, Sisa Anggaran Bansos Rp3 Triliun Segera Cair

Kejar Target Maret 2026, Sisa Anggaran Bansos Rp3 Triliun Segera Cair
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
Rabu, 11 Februari 2026 08:03 WIB

JAKARTA – Kementerian Sosial terus memacu distribusi bantuan sosial agar mencapai target Rp20 triliun pada penghujung Maret 2026. Hingga saat ini, realisasi anggaran yang dikucurkan kepada masyarakat menyentuh angka Rp17 triliun, menyisakan sekitar Rp3 triliun yang segera disalurkan dalam waktu dekat.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, merinci stimulus ekonomi pada kuartal I ini terbagi dalam dua kategori utama, yakni Bansos Reguler dan Bansos Adaptif. Bansos Reguler mencakup Program Keluarga Harapan dan bantuan sembako bagi 18 juta Keluarga Penerima Manfaat dengan alokasi Rp17,5 triliun.

Sementara itu, Bansos Adaptif dan Atensi dialokasikan sebesar lebih dari Rp2,3 triliun untuk penanganan bencana, termasuk di wilayah Sumatera, serta program asistensi rehabilitasi sosial.

"Secara keseluruhan nilainya adalah Rp20 triliun. Sampai hari ini sudah kita salurkan lebih dari Rp17 triliun," ungkap Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Selasa (10/2/2026).

Saifullah Yusuf menegaskan fokus utama penyaluran menyasar masyarakat pada kategori desil 1 atau sangat miskin dan desil 2 atau miskin. Namun, jika anggaran mencukupi, jangkauan bantuan akan diperluas hingga desil 3 (hampir miskin) dan desil 4 (rentan miskin).

Daftar penerima disebut bersifat dinamis berdasarkan data tunggal dari Badan Pusat Statistik. Hal ini memungkinkan adanya perubahan status penerima di tiap kuartal. Proses penyaluran sendiri dilakukan melalui pembukaan rekening baru maupun melalui PT Pos Indonesia.

"Artinya ini Insya Allah sampai Lebaran, dan kami akan salurkan pada kuartal II nanti di bulan April, Mei, dan Juni," tambahnya.

Guna memastikan bantuan tepat sasaran, warga diminta aktif dalam pemutakhiran data melalui jalur formal dari tingkat RT/RW hingga pengesahan oleh Bupati atau Wali Kota. Selain itu, terdapat jalur partisipasi terbuka bagi warga untuk memberikan usul atau sanggahan langsung melalui command center maupun WhatsApp resmi Kementerian Sosial.

Penyaluran yang tepat waktu menjadi kunci agar masyarakat rentan dapat segera merasakan dampak nyata dari anggaran negara tersebut, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi di awal tahun.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww