Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
16 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
12 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
12 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Menang Kedisiplinan, Meksiko Singkirkan Arab Saudi dari Piala Dunia U-17

Menang Kedisiplinan, Meksiko Singkirkan Arab Saudi dari Piala Dunia U-17
Arab Saudi U-17 (putih) gagal ke babak 32 besar Piala Dunia U-17 2025.
Rabu, 12 November 2025 06:33 WIB

JAKARTA  – Harapan Arab Saudi untuk melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia U-17 2025 pupus dengan cara paling menyakitkan. Tim muda Green Falcons harus angkat koper dari turnamen setelah kalah 0-2 dari Mali pada laga terakhir Grup L di Lapangan 7 Aspire Zone, Selasa (11/11/2025).

Yang membuat kekalahan ini begitu dramatis, Arab Saudi sebenarnya hanya butuh hasil imbang untuk memastikan tiket lolos. Bahkan kekalahan tipis 0-1 pun masih bisa menyelamatkan mereka. Namun dua gol Mali di babak kedua menghancurkan semua harapan.

Gol pertama Mali tercipta lewat aksi Moussa Kone pada menit ke-61. Enam menit kemudian, Ibrahim Diakite menggandakan keunggulan yang membuat posisi Arab Saudi di klasemen peringkat tiga terbaik tergeser oleh Meksiko. 

Peluit panjang wasit asal Belanda, Sander van der Eijk, menjadi penanda berakhirnya perjalanan Arab Saudi secara tragis. Skor 0-2 membuat mereka tersingkir meski memiliki poin dan selisih gol yang sama dengan Meksiko.

Yang menjadi pembeda justru bukan jumlah gol, melainkan kedisiplinan tim. Dalam turnamen ini, FIFA menerapkan fair play rule sebagai penentu peringkat jika nilai dan selisih gol identik.

Meksiko unggul dalam aspek tersebut dengan hanya mengantongi tujuh kartu kuning selama fase grup (minus 7 poin kedisiplinan). Sebaliknya, Arab Saudi mengoleksi tujuh kartu kuning dan dua kartu merah (minus 13 poin), membuat mereka harus rela kehilangan tiket kelolosan.

Kekalahan ini sekaligus menutup langkah Arab Saudi yang sempat tampil menjanjikan di dua laga awal. Pelatih M Abdulwahab Alharbi tampak kecewa berat melihat timnya gagal melangkah ke babak berikutnya hanya karena faktor non-teknis.

“Kami sudah berjuang maksimal, tapi sepak bola kadang kejam. Satu kartu bisa mengubah segalanya,” ujar Alharbi singkat seusai laga.

Sementara itu, kemenangan atas Arab Saudi memastikan Mali lolos ke babak gugur dengan status runner-up grup. Sedangkan Meksiko beruntung bisa melangkah berkat keunggulan kedisiplinan, menjadikan aturan fair play kembali berperan besar dalam drama Piala Dunia U-17 tahun ini. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Kuliner, Mimbar Bertuah
wwwwww