Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
10 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
7 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
7 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Ketua DPD RI: Ekspor Udang Berpotensi Pulihkan Ekonomi Nasional

Ketua DPD RI: Ekspor Udang Berpotensi Pulihkan Ekonomi Nasional
Ketua DPD RI, LaNyalla M Mattaliti saat meninjau budidaya udang. (Foto: Istimewa)
Senin, 11 Januari 2021 21:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai ekspor udang berpotensi memulihkan perkonomian nasional.

Sebagaimana diketahui, kalangan pelaku usaha udang di Tanah Air optimistis program pemerintah untuk meningkatkan nilai ekspor udang sebesar 250 persen pada 2024 bisa dicapai. Menurut LaNyalla, peluang melonjaknya nilai ekspor merupakan kabar baik baik pemulihan ekonomi nasional imbas Covid-19.

"Udang dapat menjadi salah satu komoditi yang harus kita kembangkan untuk terus meningkatkan ekspor kita," kata LaNyalla dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (11/1/2021).

Melihat peluang yang besar dari ekspor udang, LaNyalla menilai perlunya target pengembangbiakan udang untuk memenuhi permintaan pasar ekspor. "Saat ini yang perlu dipacu adalah peoduktivitas. Produktivitas untuk memenuhi ekspor di dalamnya terkandung kualitas, kuantitas dan kontinuitas," ujar LaNyalla.

LaNyalla menegaskan dukungannya pada upaya untuk memperbesar kapasitas ekspor udang ke berbagai negara. "Saya mendukung penuh peningkatan ekspor ini. Tentu kita harus perkuat dengan kapasitas produksi yang lebih besar lagi, dengan kualitas yang baik," kata dia.

Ketua Forum Udang Indonesia (FUI) Budhi Wibowo mengatakan, keyakinan tersebut setelah dilakukan berbagai perhitungan yang telah dilakukan FUI terhadap kondisi pertumbuhan udang Indonesia.

Menurutnya, pada tahun 2019, nilai ekspor udang sebesar US$1,7 miliar dengan harga rata-rata udang sebesar US$8,2 per kg. Dengan target peningkatan nilai ekspor sebesar 250 persen, maka di 2024 ekspor udang ditargetkan mencapai US$4,25 miliar atau dibutuhkan target pertumbuhan konstan tahunan sebesar 19,8 persen.

"Untuk mencapai angka yang sangat tinggi ini apa yang bisa dilakukan adalah 2 hal, yakni peningkatan value ekspor udang dan peningkatan produksinya," ujar Budhi.

Sementara, Budhi pun menyebut bahwa pertumbuhan ekspor udang pada 2020 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Berdasarkan data KKP, hingga November 2020 ekspor udang sudah mencapai US$1,86 miliar, sehingga diperkirakan nilai ekspor udang di 2020 bisa meningkat 20 persen. Menurutnya, hal ini sesuai dengan target pertumbuhan konstan tersebut.***

wwwwww