Prabowo Apresiasi Tujuh Tahun Kinerja Perry Warjiyo Pimpin Bank Indonesia
![]() |
| Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (Foto: Dok. YouTube Bank Indonesia) |
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian secara hormat Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Langkah administratif ini diambil menyusul surat pengunduran diri yang telah diajukan oleh Perry ke istana.
Mensesneg, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden telah menerima surat tersebut secara resmi. Atas nama pemerintah, Prabowo memberikan penghormatan atas kiprah Perry yang memimpin bank sentral selama hampir tujuh tahun lamanya.
"Hari ini akan kami tindaklanjuti berkenaan dengan surat pengunduran diri tersebut karena sesuai mekanisme," terang Prasetyo di Gedung BI, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).
Untuk mengisi kekosongan pimpinan, Deputi Gubernur Senior, Destry Damayanti langsung mengambil alih mandat sebagai pejabat gubernur sementara. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Bank Indonesia guna menjamin keberlanjutan perumusan kebijakan moneter.
"Jabatan Gubernur Bank Indonesia akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior," urainya.
Di tengah masa transisi ini, pemerintah menjamin kelancaran koordinasi di bidang perekonomian. Prasetyo menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara langkah kebijakan moneter bank sentral dan instrumen fiskal pemerintah.
"BI memiliki peranan untuk menjaga moneter, sementara Kementerian Keuangan menjaga fiskal, tentunya tetap dalam koordinasi erat," tandasnya. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Kampus |










