Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
7 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
3 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Home  /  Berita  /  Kampus

Prabowo Apresiasi Tujuh Tahun Kinerja Perry Warjiyo Pimpin Bank Indonesia

Prabowo Apresiasi Tujuh Tahun Kinerja Perry Warjiyo Pimpin Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (Foto: Dok. YouTube Bank Indonesia)
Senin, 27 Juli 2026 09:09 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian secara hormat Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Langkah administratif ini diambil menyusul surat pengunduran diri yang telah diajukan oleh Perry ke istana.

Mensesneg, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden telah menerima surat tersebut secara resmi. Atas nama pemerintah, Prabowo memberikan penghormatan atas kiprah Perry yang memimpin bank sentral selama hampir tujuh tahun lamanya.

"Hari ini akan kami tindaklanjuti berkenaan dengan surat pengunduran diri tersebut karena sesuai mekanisme," terang Prasetyo di Gedung BI, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Untuk mengisi kekosongan pimpinan, Deputi Gubernur Senior, Destry Damayanti langsung mengambil alih mandat sebagai pejabat gubernur sementara. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Bank Indonesia guna menjamin keberlanjutan perumusan kebijakan moneter.

"Jabatan Gubernur Bank Indonesia akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior," urainya.

Di tengah masa transisi ini, pemerintah menjamin kelancaran koordinasi di bidang perekonomian. Prasetyo menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara langkah kebijakan moneter bank sentral dan instrumen fiskal pemerintah.

"BI memiliki peranan untuk menjaga moneter, sementara Kementerian Keuangan menjaga fiskal, tentunya tetap dalam koordinasi erat," tandasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Kampus
wwwwww