Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
11 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
8 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
8 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kampus

Dari Sulut, Prajurit Marinir TNI AL Terus Hadir Cari Korban Hilang di Tengah Longsor

Dari Sulut, Prajurit Marinir TNI AL Terus Hadir Cari Korban Hilang di Tengah Longsor
Prajurit TNI AL sedang mencari korban longsor di Sulut. (Foto: Dispen TNI AL)
Sabtu, 10 Januari 2026 23:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SIAU TIMUR -  Sejak awal bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Pulau Siau, Prajurit petarung Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersinergi dengan satuan lain melaksanakan pembersihan material longsor serta pencarian korban di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, dan Kelurahan Peling, Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (09/01/2026).

Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut dalam siaran persnya menyebutkan, bencana tersebut terjadi pada Senin dini hari, 5 Januari 2026 sekitar pukul 02.30 WITA, akibat hujan deras berkepanjangan yang memicu luapan sungai dan longsor dari perbukitan, mengakibatkan korban jiwa, kerusakan rumah warga, serta terputusnya akses jalan.

Sejak pagi buta, prajurit Marinir TNI Angkatan Laut bersama unsur TNI AD, Polri, Basarnas, dan instansi terkait diterjunkan ke dua titik terdampak untuk membuka akses jalan yang tertutup pasir, batu, dan lumpur, sekaligus membersihkan rumah-rumah warga yang rusak akibat tanah longsor. Upaya tersebut dilakukan guna mempercepat pemulihan jalur Lingkar Pulau Siau yang sempat terputus dan menghambat aktivitas serta mobilitas masyarakat.

Di sela pembersihan material longsor, prajurit Marinir TNI Angkatan Laut tetap fokus melaksanakan evakuasi dan pencarian korban. Satu korban atas nama Rakmon Bangsa (51) sebelumnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara hingga sore hari dua korban lainnya masih dalam proses pencarian. Meski menghadapi medan berat dan cuaca tidak menentu, semangat prajurit Marinir tetap terjaga untuk membantu masyarakat yang berduka.

Aksi kemanusiaan ini sejalan dengan pesan Panglima Korps Marinir, Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, SE., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., yang menegaskan bahwa setiap prajurit Marinir harus selalu hadir di tengah kesulitan rakyat, menjadi solusi, dan memberikan harapan. Korps Marinir berkomitmen terus membantu masyarakat Pulau Siau hingga kondisi benar-benar pulih dan korban yang hilang dapat ditemukan. ***

wwwwww