Ribuan Pekerja Puncak Kehilangan Penghasilan Akibat Penyegelan Wisata
![]() |
| Pemasangan plang dalam pengawasan dan garis polisi di salah satu bangunan kawasan Eiger Adventure Land, Puncak Bogor. (dok. liputan6.com/dinny mutiah) |
Aliansi Masyarakat Bogor Selatan mencatat, pekerja yang terdampak berasal dari berbagai sektor, mulai dari karyawan hotel, pengelola objek wisata, pedagang kuliner, hingga penyedia jasa transportasi. Penyegelan membuat denyut ekonomi kawasan yang bergantung pada wisata tiba-tiba terhenti.
Anggota DPR Fraksi Gerindra, Mulyadi, menilai keputusan tersebut terlalu terburu-buru tanpa memperhitungkan nasib rakyat kecil. “Jangan membunuh mata pencaharian mereka. Pondasi ekonomi Bogor Selatan adalah sektor wisata, bukan tambang atau industri besar,” tegasnya, Sabtu (4/10/2025).
Ia menambahkan, wisata alam di Puncak tidak hanya menciptakan lapangan kerja langsung, tetapi juga menghidupkan rantai ekonomi lain, mulai dari petani sayuran, pedagang buah, hingga UMKM penyedia suvenir. “Kalau wisata mati, maka semua sektor ikut terdampak,” jelasnya.
Bagi ribuan pekerja yang kini menganggur, persoalan lingkungan mungkin terasa jauh. Yang paling mendesak adalah bagaimana memenuhi kebutuhan harian keluarga mereka. Dari dapur yang sepi hingga anak-anak yang kehilangan biaya sekolah, kebijakan ini meninggalkan luka sosial yang dalam.
Tragedi PHK massal di Puncak memperlihatkan satu hal: kebijakan yang tidak sensitif pada rakyat bisa mengubah wajah indah pegunungan menjadi cerita getir tentang kehilangan pekerjaan dan harapan. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | liputan6.com |
| Kategori | : | Kabar Bertuah, Kampus, Balai Kota |











