Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
13 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
10 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
10 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025

Bangga Raih Perunggu, Amelia Devy: Mesti Berlatih Lebih Keras Lagi

Bangga Raih Perunggu, Amelia Devy: Mesti Berlatih Lebih Keras Lagi
Amelia Devy bersama Manajer Timnas Sambo Indonesia Nurfirmanwansyah. (PP Persambi)
Sabtu, 04 Oktober 2025 18:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MEGAMENDUNG - Amelia Devy tak menyia-nyiakan kesempatan langka nan prestise  tampil pada Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior atau World Youth and Junior Sambo Championship 2025 di JSI Resort Convention Hall Megamendung Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/10/2025).

Bertanding di kategori Sport Sambo Junior +80 kilogram putri, Devy tampil di semifinal hanya sayang dipaksa harus mengakui keunggulan Kira Safonova (FIAS 2/Belarusia). Meski kalah Pengidola legenda judo Indonesia Krisna Bayu OLY ini berhasil mendapatkan medali perunggu. Ini mendali perunggu kedua buat Timnas Sambo Indonesia setelah sebelumnya disumbangkan Handezka Vaktorias.

"Senang dan nggak menduga bisa mendapatkan medali perunggu," aku mahasiswi semester 7 Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga ini dengan senyum bangga.

"Namun saya harus terus berlatih lebih keras lagi, setelah merasakan pertandingan melawan atlet FIAS 2 dan kalah. Tenaga dan stamina saya harus lebih ditingkatkan lagi," imbuh atlet kelahiran Salatiga 17 Mei 2008 ini

Putri pertama pasangan Dwi Arianto dan Putri Ariani ini ingin mengejar cita-cita tingginya di beladiri Sambo. "Saya mengidolakan pak Krisna Bayu dan pengin bisa juga mengikuti jejak prestasinya," ungkap Amelia. "Hanya saya sadar tak mudah untuk mewujudkannya. Saya harus terus keras berlatih, dan sesudah merasakan tanding di Kejuaraan Dunia ini kekuatan dan stamina harus lebih ditingkatkan lagi, jika memang ingin dapat bersaing di level internasional. Saya berharap bisa melakukan itu dengan bimbingan pelatihan," terangnya yang sejauh ini telah mempersembahkan dua medali emas di Porprov Jawa Tengah.

Amelia yang lahir di Salatiga, Jawa Tengah, 17 Mei 2008 ini sadar benar dirinya masih belum apa-apa sebagai atlet, sesudah merasakan tampil bertarung di Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025.

"Kayaknya saya meski berlatih lebih keras lagi. Tenagaku harus dikuatkan lagi, juga stamina karena persaingan di level dunia sangat berat dan sangat kompetitif," jelasnya. ***

wwwwww