Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
21 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
18 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Dony Tri Pamungkas Bicara Soal TC, Pengalaman dan Target

Dony Tri Pamungkas Bicara Soal TC, Pengalaman dan Target
Dony Tri Pamungkas. (PSSI)
Selasa, 02 Juli 2024 16:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pemain Timnas U-19 Indonesia, Dony Tri Pamungkas berbicara mengenai pemusatan latihan (TC), pengalaman di turnamen Toulon, menjadi kapten hingga target hidupnya sebagai pesepakbola. TC yang dilakukan timnya di Jakarta, mulai dari tanggal 23 Juni hingga 1 Juli 2024.

“Untuk hari ini kami menjalani internal game, kemarin lusa kita ada latihan bersama PON Sumatera Utara. Minggu lalu kita fokus mempersiapkan fisik, dan mungkin minggu ini kita akan mempersiapkan taktik,” buka Dony.

Kemudian pasca Toulon, dia mengungkapkan apa yang dapat menjadi pelajaran. “Apa yang paling saya pelajari dan menjadi kemampuan yang harus terus saya tingkatkan, pasca bermain di beberapa pertandingan turnamen Toulon adalah mengenai mental,” sebutnya.

Pada latihan, dirinya menjadi kapten tim. Diakui olehnya, itu adalah pengalaman pertamanya. “Menjadi kapten ini adalah pengalaman pertama saya, saya banyak mendapat pengalaman, bagaimana harus lebih memahami teman-teman lainnya, menjadi pemimpin mereka di lapangan. Saya banyak belajar dari Rizky Ridho, karena kita satu klub (Persija Jakarta), dia pun terbuka dengan saya. Saya senang dengannya,” jelasnya.

Dalam tim, mereka tinggal menunggu satu pemain lagi datang memperkuat tim. Sebab yang ada saat ini ada 32 tim, dari 33 pemain yang dipanggil Indra Sjafri. Satu pemain itu adalah Jens Raven. Kedatangan Jens nanti disinyalir tidak akan membuat dirinya merasa tersaingi, justru bisa saling belajar.

“Mengenai Raven, saya tidak merasa tersaingi. Justru kita berdua bisa saling belajar, saling bantu. Karena di sini kita kerja tim, ya. Jadi kita harus bisa saling mengisi kekurangan masing-masing, agar tim ini bisa sukses kedepannya,” ungkapnya.

Terakhir, dirinya menyebutkan target di turnamen ASEAN U-19 Boys Championship 2024 nanti. “Target saya tentu bisa menjadi juara di turnamen kedepannya. Tapi untuk mencapainya, saya dan teman-teman harus terus memberikan yang terbaik pada setiap laga,” tutupnya. ***

wwwwww