Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
9 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
6 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
6 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Marcelo Akui Permainan Persik Buruk

Marcelo Akui Permainan Persik Buruk
Persik Kediri saat dikalahkan Persija Jakarta. (Dok.ligaindonesiabaru)
Minggu, 17 Maret 2024 17:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution

GIANYAR - Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengaku tim bermain buruk saat pekan ke-29 BRI Liga 1 2023/24. Timnya kalah dari Persija Jakarta 2-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (16/3/2024) malam.

Padahal mulai menit ke-55 Persija hanya bermain dengan 10 pemain saja sampai akhir pertandingan. Menang jumlah pemain, tetap tidak membuat Persik unggul.

"Kalau melihat pertandingan ini seperti bukan tim kita, termasuk spiritnya. Kita mempunyai beberapa kesalahan dan tidak menang," kata pelatih asal Brasil itu.

"Sementara Persija bermain dengan baik meski dengan 10 pemain saja," imbuhnya.

Meski begitu ia mengaku tidak ingin larut dalam kekalahan tersebut. Menurutnya masih ada 5 laga terakhir untuk berusaha berada di empat besar demi melangkah ke babak selanjutnya Championship Series.

"Kami mengincar lima laga terakhir harus memperoleh hasil maksimal. Kami akan sangat berusaha untuk bisa naik ke peringkat empat besar," ujar Marcelo Rospide.

Atas hasil tersebut, dia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter Persik dan masyarakat Kediri. Karena target untuk bisa membawa pulang tiga poin gagal tercapai.

Sama seperti pelatih, pemain Dikri Yusron minta maaf dan mengaku hasil dari lawan tim berjuluk Macan Kemayoran karena pemain tidak bisa menjalankan instruksi pelatih.

Meskipun sebenarnya tim ada kesempatan untuk membalas tetapi pertahanan lini belakang lengah dan timnya akhirnya tertinggal.

"Untuk kedepannya mudah-mudahan tim dapat meraih hasil maksimal untuk 5 laga terakhir. Kita tetap berharap dukungan penuh dari suporter Persik dimanapun," pungkasnya. ***

wwwwww