Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
2
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
3
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
4 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
1 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Home  /  Berita  /  Kampus

Pemerintah Ingin Impor Vaksin PMK, DPR Pertanyakan Kesiapan Anggaran

Pemerintah Ingin Impor Vaksin PMK, DPR Pertanyakan Kesiapan Anggaran
Pimpinan Komisi IV DPR RI Sudin di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (2/6/2022). (gambar: tangkapan layar video ist.)
Kamis, 02 Juni 2022 18:16 WIB
JAKARTA - Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) Nasrullah dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI, Kamis (2/6/2022) menyatakan, pemerintah berencana mengimpor vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) dari Prancis sebanyak 3 juta dosis. Namun, untuk tahap awal rencananya akan mengimpor sebanyak 1 juta dosis.

"Kita menyiapkan untuk 1 juta (dosis)," kata Nasrullah sebagaimana dikutip GoSumbar.com dari Kontan.

Nasrullah mengatakan, Ditjen PKH telah melakukan kunjungan kerja ke Brasil untuk bekerjasama terkait pengalaman dalam penanggulangan PMK. Pihaknya juga berencana menjalin komunikasi dengan Australia terkait pengalaman penanganan PMK.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, mengaku mendapat informasi bahwa belum ada kesepakatan pembelian vaksin antara Kementan dengan pihak Prancis.

"Setahu saya Prancis belum ada deal sama you. Saya barusan ngecek Prancis belum ada deal pembelian 3 juta vaksin," ucap Sudin.

Sudin juga mengkritisi jumlah 3 juta dosis yang menurutnya tidak cukup untuk memvaksinasi populasi hewan ternak yang jumlahnya sekitar 18 juta ekor. "Kalau memang anggarannya enggak ada, mumpung lagi Raker, refocussing," ucap Sudin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Kampus
wwwwww