Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
8 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
4 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
4 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Tuah Madani

Kafe dan Tempat Kuliner Semakin Menjamur Pariaman

Kafe dan Tempat Kuliner Semakin Menjamur Pariaman
Wali Kota Pariaman, Sumbar Genius Umar saat menjadi narasumber pada Seminar Pemulihan Ekonomi Kota Pariaman Pasca Pandemi COVID-19 dan Musyawarah Kota Kadin Pariaman di Pariaman pada Rabu (18/5). (antara/aadiaat ms)
Jum'at, 20 Mei 2022 02:23 WIB
PARIAMAN - Wali Kota (Wako) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) Genius Umar menyebutkan kafe dan pedagang kuliner di daerah itu menjamur dalam beberapa tahun terakhir yang pengelolanya merupakan pemuda setempat.

"Coba lihat habis magrib di Pariaman banyak terdapat kafe dan restoran yang dikelola oleh anak muda dan pengunjungnya ramai," kata Genius Umar di Pariaman, Kamis (19/5/2022).

Perihal tersebut juga disampaikannya saat menjadi narasumber pada Seminar Pemulihan Ekonomi Kota Pariaman Pasca Pandemi COVID-19 dan Musyawarah Kota Kadin Pariaman di Pariaman pada Rabu (18/5).

Ia mengatakan pengunjung dari kafe dan restoran tersebut tidak saja warga Kota Pariaman namun bahkan warga kabupaten dan kota tetangga di antaranya Kabupaten Padang Pariaman dan Agam, serta Kota Padang bahkan wisatawan asal daerah lainnya yang menginap di daerah itu.

Menurutnya banyaknya kafe dan restoran tersebut dapat berdampak pada pedagang di pasar Pariaman karena bahannya dibeli di sana sehingga secara tidak langsung dapat mendongkrak perekonomian warga Kota Pariaman.

Ia menambahkan pihaknya terus membuka peluang investasi bagi pengusaha untuk berinvestasi di Pariaman yang tidak saja di bidang kuliner namun juga perhotelan.

Dari pantauan Kota Pariaman tidak saja terdapat pedagang kuliner kekinian namun juga tradisional mulai dari khas Pariaman hingga sejumlah daerah di Indonesia bahkan luar negeri.

Kuliner khas Pariaman dan daerah sekitarnya yakni di antaranya gulai ikan, nasi sala, nasi sehat enak dan kenyang serta ikan sambam. Di Pariaman juga dijual aneka sup, mie aceh serta kebab yang kelezatannya sudah tersohor bahkan makanan cepat saji khas negara barat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora mengatakan daerah itu memiliki banyak potensi bidang kuliner yang nantinya dapat meningkatkan PAD baik dari sektor pajak dan parkir.

"Potensi ini yang harus digali oleh Pemerintah Kota Pariaman," ujar dia.

Ia juga meminta pengusaha makanan dan minuman di daerah itu dengan kesadarannya membayar pajak dari hasil penjualannya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Pasar & Niaga, Binawidya, Tuah Madani
wwwwww