Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
19 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
23 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Buka Turnamen Catur Kilat JAPFA Ramadhan Cup 2022, Menpora Amali Apresiasi Pembinaan Atlet Catur

Buka Turnamen Catur Kilat JAPFA Ramadhan Cup 2022, Menpora Amali Apresiasi Pembinaan Atlet Catur
Menpora Amali saat melangkahkan bidak catur disaksikan Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto. (Foto: Humas Kemenpora)
Rabu, 27 April 2022 22:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Sebanyak 260 pecatur dari 20 daerah tampil dalam Turnamen Catur Kilat JAPFA Ramadhan Cup 2022 yang digelar di Gedung Serba Guna Komplek Gelora Bung Karno Jakarta, 27-28 April 2022. Saat membuka secara resmi turnamen ini, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Zainudin Amali mengapresiasi langkan Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) dalam proses pembinaan atlet catur.

"Jadi catur cepat (kilat) dalam rangka persiapan untuk SEA Games yang dilakukan oleh PB Percasi kemudian didukung oleh PT JAPFA, kami mengapresiasi upaya-upaya dari Pengurus Cabor, apalagi didukung oleh masyarakat oleh perusahaan, ini sungguh kolaborasi yang luar biasa dan apa yang dipertandingkan adalah yang kita hadapi di SEA Games nanti ada nomor ini," ucap Menpora Amali.

"Kita tahu bahwa Vietnam juga punya Grand Master jadi kita harapkan anak-anak kita yang akan bertanding di SEA Games sudah siap. Nah oleh Pengurus Percasi disiapkan tempat terakhir berlatih sebelum mereka berangkat," tambahnya.

Pemerintah mengapresiasi kepada Grand Master Utut Adianto yang setiap saat berinovasi terus dengan segala kemampuan, jaringan, dan berbagai sumber daya sehingga catur terus berprestasi dan melahirkan terus GM-GM baru.

"Tidak banyak pimpinan cabor yang mau berinovasi melakukan pembinaan di cabor masing-masing. Percasi adalah salah satu cabor yang kita andalkan dan sekali lagi terima kasih kepada Mas Utut Adianto yang penuh inovasi," tuturnya.

Untuk kesekian kalinya Menpora Amali menjelaskan bahwa semua atlet yang sudah didaftarkan ikut SEA Games itu sudah melalui seleksi Tim Review, yang independen dan obyektif. Untuk kali ini masih berbasis data prestasi yang ditorehkan selama ini, namun untuk ke depan akan ditingkatkan parameternya, agar SEA Games dan Asian Games yang dalam DBON disebut sasaran antara dapat menjadi pijakan ke sasaran Olimpiade.

"Ya sekali lagi perlu diketahui baru kali ini kita lakukan seleksi melalui Tim Review. Sehingga kenapa banyak orang yang ingin berangkat tetapi kalau kurang prestasi kita tidak berangkatkan. Prof Moch Asmawi dari FIK UNJ yang mengetuai Tim Review tidak mungkin mempertaruhkan kredibilitasnya hanya dengan kongkalikong," tegasnya.

"Kami juga tidak mengizinkan untuk berangkat mandiri. Kenapa akhirnya kita menjadi ada negara tapi ada juga yang sendiri-sendiri tidak terukur. Dengan itu supaya cabor mempersiapkan diri sejak awal pembinaan, kedepan ukuran akan kita tingkatkan lagi," tambahnya melengkapi.

Peningkatan penilaian untuk yang akan datang dimaksudkan mereka yang berangkat dan dibiayai negara benar-benar yang ada peluang untuk berprestasi.

"Catur saya tidak meragukan lagi dan sudah tahu track record catur, medali yang diprediksikan dan itu sudah dihitung oleh Tim Review insyaallah akan diperoleh," kata Menpora Amali penuh keyakinan.

Acara dibuka secara simbolis dengan langkah pertama oleh Menpora Amali terhadap Laga Eksebisi Catur Kilat antara pecatur wanita muda GM Theodora W melawan legenda GM Cerdas Barus. ***

wwwwww