Bangun Ekonomi Keumatan, ICMI Inisiasi Penghargaan untuk Masjid-Masjid
![]() |
| Aktivitas menjelang berbuka puasa di Real Masjid, Yogyakarta. (gambar: tangkapan layar video) |
Halaqah Kemandirian Pesantren dan Nabawi Award" diluncurkan oleh Ketua Umum ICMI Arif Satria di Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi Majalengka, Jawa Barat. Acara ini dihadiri juga oleh Kepala BPKH Anggito Abimanyu, Sekjen ICMI Andi Yuliani Paris, Waketum ICMI Riri Fitri Sari dan Maman Imanulhaq sebagai Ketua Pembina Pondok Pesantren Al Mizan sebagai tuan rumah, serta Orwil (organisasi wilayah) ICMI se-Jawa Barat.
Guspardi menyebut, ekonomi keumatan ditaksir bisa menjadi lokomotif baru pembangunan ekonomi nasional. Apalagi sebagai negara dengan jumlah penganut Islam terbesar di dunia, Indonesia punya infrastruktur yang melimpah untuk membangun ekonomi berbasis keumatan tersebut.
"Pondok pesantren dan masjid punya peran strategis menggerekan ekonomi berbasis umat. MPPM ICMI melalui kegiatan Halaqah Kemandirian Pesantren dan Nabawi Award mendorong agar pesantren dan masjid mempunyai kemampuan ekonomi yang kuat, berdaya saing dan kompetitif dalam melakukan perubahan di tengah masyarakat dan memajukan kesejahteraan umat," ujar Legislator Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu sebagaimana dikutip GoSumbar.com.

Oleh karena itu, kata Guspardi, ICMI akan menjadikan program inkubator pondok pesantren bisa terlaksana secara rutin dan periodik serta menjadi program prioritas dalam mendorong dan menciptakan santripreneur yang tangguh dan handal.
Sejalan dengan perkembangan zaman, kata Guspardi, saat ini santri tak hanya sekedar dituntut belajar soal agama saja. Tetapi juga perlu dibekali berbagai ilmu keahlian lain seperti wirausaha, teknologi dan digital bisnis hingga agrobisnis dan berbagai bidang lainnya guna mecapai kemandirian dan membangun ekonomi berbasis keumatan.
Arif Satria pada acara itu menegaskan, transformasi digitalisasi memaksa segala entitas untuk beradaptasi. ICMI pun, kata Rektor IPB University ini, harus menjadi pelopor dan motor penggerak pemberdayaan ekonomi keumatan dengan memanfaatkan segala kemajuan yang ada.
"Maka ICMI berkomitmen untuk mendorong dan memberikan stimulasi serta arah pembangunan ekonomi keumatan agar lebih maju," kata Arif
Sementara itu, Maman Imanulhaq menegaskan bahwa Halaqah Kemandirian Pesantren dan Nabawi Award adalah program kerja nyata ICMI khususnya MPPM ICMI yang bertujuan menstimulasi peran masjid dan pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.
Dalam kegiatan ini juga diserahkan Nabawi Award 2022 kepada masjid yang dinilai ICMI sukses menjadi pusat geliat ekonomi keumatan dan memenuhi kriteria lainnya.
10 masjid yang dianugerahi Nabawi Award yakni:
1. Masjid Jogokariyan, Yogyakarta
2. Masjid Daarut Tauhid, Bandung
3. Masjid Al Falah, Surabaya
4. Masjid 'Real Masjid', Yogyakarta
5. Masjid Salman ITB, Bandung
6. Masjid Sunda Kelapa, Jakarta
7. Masjid Al Azhar, Jakarta
8. Masjid Namira, Lamongan
9. Masjid Nurul Ashri, Jogjakarta
10. Masjid Polda Jabar, Jawa Barat
***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Kabar Bertuah, Kampus |











