Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
20 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
24 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah
Tingkatkan Inovasi Berbasis Lingkungan

PKT Raih The Best Indonesia Green Awards 2022

PKT Raih The Best Indonesia Green Awards 2022
SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono berpose bersama plakat yang diterima Pupuk Kaltim sebagai The Best Indonesia Green Awards (IGA) 2022 dari La Tofi School of CSR. Foto: Humas Pupuk Kaltim
Rabu, 23 Maret 2022 17:29 WIB
PADANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) raih The Best Indonesia Green Awards (IGA) 2022 dari La Tofi School of CSR, melalui delapan kategori program yang direalisasikan perusahaan sebagai komitmen dalam menjalankan aktivitas industri berbasis lingkungan dan efisiensi energi. Penghargaan diterima SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono, dari Chairman The La Tofi School of CSR, La Tofi, di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Senin (21/3/2022).

Teguh menjelaskan, delapan kategori tersebut diantaranya Pengembangan Wisata Konservasi Alam pada program Wisata Konservasi Alam Terumbu Karang Kimasea, Penanganan Sampah Plastik untuk program Setor Sampah dan Tuai Berkah Lewat Bank Sampah, Penyelamatan Sumberdaya Air melalui pemanfaatan air hujan sebagai alternatif air bersih untuk green office, serta Rekayasa Teknologi dalam Menghemat Energi atau Penggunaan Energi Baru Terbarukan dengan menurunkan konsumsi energy primary reformer dan meningkatkan produksi amoniak Pabrik 4.

Selanjutnya kategori Pengembangan

Keanekaragaman Hayati pada program Smart Bioball bola hitam kehidupan bagi lahan bekas tambang, lalu Pelopor Pencegahan Polusi melalui inovasi pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai material stabilisasi tanah. Kemudian kategori Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu dengan inisiasi komposting untuk hijaunya Kota Bontang, serta Digitalisasi Konservasi Alam oleh PR Perusahaan dengan program digitalisasi untuk mendorong masyarakat cerdas dalam bertani.

"Seluruh kategori yang diraih tahun ini, bagian dari komitmen PKT dalam mengimplementasikan prinsip industri hijau secara signifikan dan berkesinambungan. Hal itu diwujudkan melalui inovasi yang dikembangkan perusahaan dalam rangka efisiensi energi, efisiensi pemakaian bahan baku dan bahan penolong hingga efisiensi pemakaian air," terang Teguh.

Menurut dia, pengelolaan lingkungan pada berbagai aspek menjadi perhatian serius PKT, didukung kesadaran penuh seluruh insan perusahaan. Berbagai inovasi yang digagas, juga bentuk komitmen PKT dalam mendorong terciptanya stabilitas lingkungan yang lebih baik untuk menekan pencemaran serta dampak aktivitas industri semaksimal mungkin. Dalam lima tahun terakhir, PKT juga menerapkan inovasi teknologi yang mengacu pada 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Recovery) pada proses produksi, diikuti penggunaan energi baru terbarukan serta pemenuhan baku mutu lingkungan pada limbah cair maupun emisi.

"Dari kinerja tersebut PKT berhasil meraih Propernas Emas lima tahun berturut dari KLHK, serta penghargaan industri hijau untuk delapan kalinya dari Kemenperin. Begitu juga dalam perbaikan kualitas lingkungan, PKT mampu melakukan penghematan energi, reduksi emisi gas rumah kaca, reduksi timbulan limbah hingga penghematan air," lanjut Teguh.

Keterlibatan insan perusahaan untuk terus aktif dan peduli terhadap lingkungan, juga didorong PKT melalui berbagai aksi nyata penyelamatan lingkungan dan ekosistem dalam mewujudkan keseimbangan antara profit, people dan planet sebagai salah satu misi Perusahaan. “Penghargaan ini merupakan motivasi bagi PKT untuk terus meningkatkan inovasi pengelolaan industri hijau dengan lebih memperhatikan aspek lingkungan,” tambah Teguh.

Chairman The La Tofi School of CSR, La Tofi, mengungkapkan IGA 2022 merupakan apresiasi bagi seluruh perusahaan dengan komitmen tinggi terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati secara berkesinambungan, yang diimplementasikan melalui kebijakan strategis maupun program CSR perusahaan. PKT sebagai salah satu perusahaan yang meraih predikat The Best IGA 2022 pada tahun ini tak hanya dinilai berdasarkan realisasi program berbasis lingkungan yang telah berjalan, tapi juga dari pengembangan program baru yang inovatif satu tahun terakhir.

"Kami melihat delapan kategori yang diraih PKT tahun ini sebagai langkah inovatif, melalui berbagai program baru dalam menjaga lingkungan tetap terpelihara dengan baik. Ini patut diapresiasi karena pengembangan inovasi terus berjalan," papar La Tofi. ***

Editor:Ratna
Kategori:Kabar Bertuah
wwwwww