Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
16 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Jelang Piala Dunia Sepakbola Amputasi 2022

Menpora Amali Tantang Timnas PSAI Bisa Berbicara Banyak

Menpora Amali Tantang Timnas PSAI Bisa Berbicara Banyak
Menpora Amali saat berbicara di hadapan pemain Timnas PSAI. (Foto: Kemenpora)
Kamis, 17 Maret 2022 21:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pemain Timnas Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) diminta konsentrasi penuh jelang Piala Dunia Sepakbola Amputasi 2022. Tujuannya, kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali agar skuat Garuda bisa mengukir prestasi.

“Para pemain konsentrasi saja untuk berlatih. Saya minta kepada kalian untuk konsentrasi betul ya. Urusan lainnya biar kami yang pikirkan,” kata Menpora Amali saat menerima kedatangan Timnas PSAI di Wisma Kemenpora, Jakarta, Kamis (17/3/2022).

Menpora Amali pun menantang Timnas PSAI untuk bisa berbicara banyak di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022 di Turki. Mereka diminta untuk bisa melewati babak penyisihan. Jelas target ini harus diupayakan.

“Nanti saat Piala Dunia, jangan sampai hanya di penyisihan grup lalu gugur. Makanya saya minta konsentrasi, latihan sungguh-sungguh. Jaga kesehatan, semoga bisa dapat berprestasi,” jelas Menpora Amali.

Ketua Umum PSAI, Yudhi Yahya menanggapi hal tersebut. Dia yakin target itu bisa dicapai. Bahkan, dia ingin Timnas PSAI bisa masuk 10 besar saat ajang Piala Dunia.

“Kita sudah merebut tiket Piala Dunia. Ini menjadi sejarah bagi kita. Kami akan terus melakukan pembinaan. Target bisa sepuluh besar. Waktu lima bulan akan kami matangkan sebelum Piala Dunia. Jelas kami akan memanfaatkan momentum ini,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Timnas PSAI Muhammad Syafei mengungkapkan perjuangan skuatnya. Menurutnya, tidak mudah untuk bisa lolos ke Piala Dunia.

“Alhamdulillah target tercapai. Ini sesuai amanah dan tanggung jawab di lapangan. Kita di tim pelatih menyiapkan pemain dengan sebaik mungkin, sehingga kita bisa menang atas Bangladesh dan Malaysia. Kemudian, kita kalah pengalaman dengan Jepang,” katanya.

“Yang jelas kami akan terus mematangkan persiapan. Semoga kami bisa melanjutkan prestasi di Piala Dunia,” tambah Syafei. ***

wwwwww