Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
16 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Viral Diplomat Dipukul di Jakarta, Nigeria Panggil Dubes RI

Viral Diplomat Dipukul di Jakarta, Nigeria Panggil Dubes RI
Nigeria memanggil Dubes RI, Usra Hendra Harahap, terkait dugaan pemukulan seorang diplomat mereka oleh petugas imigrasi di Jakarta yang viral di media sosial. (Dok. Imigrasi)
Selasa, 10 Agustus 2021 22:52 WIB

JAKARTA - Nigeria memanggil Duta Besar RI, Usra Hendra Harahap, terkait dugaan pemukulan seorang diplomat mereka oleh petugas imigrasi di Jakarta yang viral di media sosial.

Menteri Luar Negeri Nigeria, Geoffrey Onyeama, menyampaikan langsung protes tersebut kepada Usra pada Selasa (10/8). "Kementerian Luar Negeri menerima laporan video beredar terkait insiden tak bisa diterima di Jakarta, Indonesia, terkait pemukulan dan penahanan staf diplomatik Nigeria di depan kantornya pada 7 Agustus 2021," demikian pernyataan Kemlu Nigeria, sebagaimana dilansir Arise TV.

Kemlu Nigeria menyatakan bahwa insiden itu melanggar hukum internasional dan Konvensi Wina terkait Hubungan Konsuler dan Diplomatik Antar Negara.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, mengonfirmasi bahwa Dubes RI dipanggil dan sudah memberikan keterangan ke Geoffrey Onyeama.

Kemlu Nigeria melansir pernyataan ini setelah satu video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah petugas keamanan memukul seorang lelaki yang diduga warga Nigeria saat sedang berada di dalam kendaraan bergerak.

Orang Nigeria itu terdengar berteriak di dalam kendaraan ketika ditarik oleh petugas. Salah satu petugas juga terlihat memukul kepalanya.

Namun, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI DKI Jakarta, Ibnu Chuldun, menyatakan bahwa petugas imigrasi yang sebenarnya mengalami kekerasan dalam insiden itu.

"Justru WNA asal Nigeria itu yang melakukan pemukulan terhadap petugas kami saat dalam perjalanan ke kantor imigrasi. Yang bersangkutan dibawa ke kantor karena bersikap tidak kooperatif dengan menghardik petugas yang melakukan pemeriksaan dokumen dan malah menantang untuk ditahan," ujar Ibnu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kuliner, Balai Kota, Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww