Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
8 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
5 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
4 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

PKB Sebut KSAD Andika Paling Senior, Patut Dipertimbangkan jadi Panglima TNI

PKB Sebut KSAD Andika Paling Senior, Patut Dipertimbangkan jadi Panglima TNI
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB Taufiq Abdullah . (Foto: Istimewa)
Selasa, 15 Juni 2021 18:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan pensiun dari jabatannya pada November 2021 nanti. Siapa perwira tinggi TNI yang cocok menjadi panglima TNI jadi tanda tanya.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB Taufiq Abdullah menilai ketiga kepala staf di TNI layak menjadi Panglima TNI. Menurut Taufiq, ketiga kepala staf saat ini telah menempuh jenjang karir dan syarat formal.

"Secara profesional ketiga kepala staf layak menjadi panglima. Kerena mereka telah menempuh jenjang yang dibutuhkan, baik dari sisi kepangkatan atau pun persyaratan formal untuk menduduki posisi itu," kata Taufiq kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).

Komisi I DPR RI, kata Taufiq, menunggu nama calon Panglima TNI yang akan disetorkan Presiden Jokowi. Komisi I akan menguji calon panglima TNI tersebut dalam rapat di DPR.

"Tapi semua kembali kepada Presiden yang memiliki kewenangan untuk menyeleksi dan pada saatnya nanti mengangkatnya. Komisi I menunggu, karena sesuai kewenangan kami adalah setuju atau tidak setuju terhadap nama yang disampaikan Presiden," ujar anggota Dewan Syuro PKB ini.

Taufiq menjelaskan bahwa sesuai UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, bahwa ada penunjukan jabatan Panglima TNI dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi aktif dari tiap-tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai kepala staf angkatan.

"Tapi UU tidak memerintahkan harus bergantian. Artinya, UU memberikan kelonggaran kepada Presiden untuk mengambil keputusan sesuai pertimbangan-pertimbangan lain," ujar Taufiq.

"KSAD sekarang adalah yang paling senior di antara para kepala staf. Ini bisa menjadi pertimbangan Presiden. Kita tunggu saja," imbuhnya.***

wwwwww