Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
10 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
7 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
7 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Meski Pemerintah Klaim Ekonomi Indonesia Membaik, DPR Anggap Masih Jauh dari Target

Meski Pemerintah Klaim Ekonomi Indonesia Membaik, DPR Anggap Masih Jauh dari Target
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati. (Foto: Istimewa)
Selasa, 27 April 2021 19:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Meskipun sudah mengklaim bahwa ekonomi Indonesia sudah membaik, namun Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati meminta pemerintah untuk lebih giat lagi dalam menghidupkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Pasalnya hingga saat ini pertumbuhan ekonomi nasional masih jauh dari target yang dijanjikan. "Pemerintah jangan hanya berwacana mengklaim kondisi ekonomi Indonesia terus membaik," ujar Anis di Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Menurut Anis, ekonomi pada kuartal 2021 itu memang diakui lebih baik dari tahun sebelumnya, di masa pandemi ini. Namun hal itu bukanlah perbaikan ekonomi secara menyeluruh dan nasional.

"Belum bisa dikatakan baik, kan targetnya 4,5-5,3 persen pada tahun 2021 ini. Sedangkan menurut Bank Dunia Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 4,4 %. Sebelum pandemi saja, pemerintah hanya bisa mencapai 5 persen," tegasnya.

Politisi PKS dari Jakarta Timur ini, meminta pemerintah harus berkerja lebih keras lagi. Sebab salah satu hambatan pertumbuhan ekonomi saat ini lebih kepada masalah kesehatan terkait pandemi Covid-19.

"Jadi kuncinya, pandemi harus di tangani dengan baik. Dan sejauh ini, belum bisa dikatakan berhasil," ujar wakil ketua BAKN itu.

Sejauh ini kata Anis, wanita turut menjadi korban pandemi Covid-19. Hal tersebut dikarenakan banyak dari mereka yang menggeluti bisinis UMKM dan alhasil bisnisnya terkena dampak dari pandemic Covid-19.

Karena itu PKS berkolaborasi dengan Yayasan Pulo Kambing yang dipimpin oleh Vera Nofita akan memberikan pelatihan secara bersama dalam meningkatkan kompetensi peran perempuan.

Adapun yang dimaksud dengan Kolaborasi diatas adalah mengatasi masalah sampah. "Sampah itu jadi salah satu masalah besar di Indonesia. Jakarta saja sampai kehabisan tempat untuk pembuangan sampah. Bank sampah jadi solusi Implementatif untuk diterapkan di Jakarta karena juga bernilai ekonomis dan membuat lingkungan jadi sehat," ujarnya.

Kolaborasi ini pun disambut senang oleh Ketua Yayasan Pulo Kambing, Vera Nofita. Dirinya mengaku sangat senang dengan adanya dukungan penuh dari jajaran pengurus PKS. Dia berharap kiprah yayasan yang dipimpinnya akan semakin membesar sehingga manfaatnya akan semakin banyak dirasakan oleh masyarakat.***

wwwwww