Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
8 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
5 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
5 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Guspardi Gaus minta Polisi Usut Tuntas Pembakaran Ponpes di Lamongan

Guspardi Gaus minta Polisi Usut Tuntas Pembakaran Ponpes di Lamongan
Garis polisi sudah dipasang di titik lokasi pembakaran di Ponpes Al-Furqon, Lamongan, Jawa Timur. (foto: ist. via jatimnow.com)
Senin, 11 Januari 2021 21:28 WIB

JAKARTA - Anggota Dewan Penasehat MEK Pimpinan Pusat  (PP) Muhammadiyah, Guspardi Gaus, meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus dugaan pembakaran Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Furqon, Lamongan, Jawa Timur.

"Dugaan pembakaran ini harus diusut tuntas dan temukan pelakunya," kata Guspardi, Senin (11/1/2020).

Guspardi yang juga legislator fraksi PAN DPR RI itu juga mengimbau warga Muhammadiyah dan semua pihak termasuk para tokoh agama untuk tetap tenang dan menahan diri.

"Jangan terpancing! Kita tunggu hasil investigasi dan penyelidikan dari pihak kepolisian," kata Guspardi.

Sebelumnya, pembakaran terjadi di Ponpes tersebut. Informasi dari pengasuh Ponpes Ma'had Al-Furqon serta Pimpinan Ranting Muhammadiyah, Laren, Lamongan menyebut, aksi pembakaran diduga sudah direncakan karena terjadi dua kali dan hanya berselisih waktu sepekan yaitu pada Jumat (1/1/2021) di asrama putra dan diulangi di asrama putri pada Jumat (8/1/2021). Insiden kedua terjadi sekitar pukul 11.00 WIB hingga 11.40 WIB saat Jamaah shalat Jumat berlangsung.

Informasi yang dihimpun, insiden pembakaran pertama telah dilaporkan ke Polsek Laren. Pihak kepolisian juga telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi. Namun insiden serupa kembali terjadi dan menyasar empat unit rak sepatu sandal asrama putri, sepekan berikutnya.

"Kalau tidak ada unsur kesengajaan, masa sasaran dua tempat dengan objek serupa," kata Ketua LBH Muhammadiyah, Luqmanul Hakim.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Cendekia, Hukum, GoNews Group
wwwwww