Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
8 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
5 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
5 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Di Tengah Pandemi, Presiden Minta Kasus HAM Masa Lalu Dituntaskan

Di Tengah Pandemi, Presiden Minta Kasus HAM Masa Lalu Dituntaskan
Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi dalam siaran virtual, Kamis (10/12/2020). (gambar: tangkapan layar video setpres)
Kamis, 10 Desember 2020 13:20 WIB

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo meminta agar kasus hak asasi manusia (HAM) masa lalu bisa diselesaikan. Hasilnya, yang bisa diterima banyak pihak.

"Melalui Menko Polhukam, saya telah menugaskan agar penyelesaian masalah HAM masa lalu terus dilanjutkan yang hasilnya bisa diterima semua pihak serta bisa diterima dunia internasional," kata Presiden secara virtual, Kamis (10/12/2020).

Presiden meminta agar situasi pandemi Covid-19 tidak memperburuk upaya pemenuhan hak asasi masyarakat.

"(Di tengah pandemi, red) kita masih menghadapi beberapa masalah yang harus kita selesaikan. Saya mendengar masih ada masalah kebebasan beribadah di beberapa tempat. Untuk itu saya minta agar aparat, pemerintah pusat, daerah, secara aktif dan responsif untuk menyelesaikan masalah ini secara damai dan bijak," kata Jokowi.

Sekedar pengingat, Indonesia dihebohkan dengan peristiwa tewasnya 6 orang yang disebut sebagai laskar khusus FPI. Keenamnya diberitakan tewas di tangan polisi setelah sempat menyerang polisi terlebih dahulu di ruas tol Cikampek baru-baru ini.

Isu pelanggaran HAM terkait dengan insiden tersebut pun menjadi pemberitaan. Sehingga desakan agar Komnas HAM turun tangan bersama tim pencari fakta juga mengemuka.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Cendekia, Balai Kota, Parlemen, Kampus, GoNews Group
wwwwww