Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
3
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
18 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
15 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Memilukan, Ibunya Tak Mampu Bawa Berobat, Balita Meninggal dalam Gendongan Saat Dibawa Mengemis

Memilukan, Ibunya Tak Mampu Bawa Berobat, Balita Meninggal dalam Gendongan Saat Dibawa Mengemis
Ilustrasi jenazah balita. (int)
Sabtu, 28 November 2020 19:26 WIB

BEKASI - Kisah memilukan terjadi di Pasar Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (26/11/2020). Seorang bayi berusia 2 tahun (balita) meninggal dunia dalam gendongan ibunya saat mengemis.

Dikutip dari detik.com, balita itu sudah menderita sakit selama 4 hari sebelum menghembuskan nafas terakhirnya dalam gendongan sang ibu.

Selama sakit berhari-hari, balita malang itu tidak pernah dibawa berobat ke fasilitas kesehatan, karena ibunya tak mampu melakukannya.

''Anaknya meninggal karena memang 4 hari yang lalu sudah sakit. Jadi ibu itu minta tolong ke warga, tapi karena warga juga pas-pasan ya udah nggak bisa apa-apa,'' kata Wakapolres Metro Bekasi AKBP Alfian Nurrizal dihubungi detikcom, Sabtu (28/11/2020).

Dituturkan Alfian, korban dan ibunya, NA (32), tinggal berdua di sebuah rumah di daerah Bojong Menteng, Bekasi. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, NA terpaksa menjadi pengemis.

Tiap hari NA selalu membawa anaknya mengemis dengan cara menggendongnya.

NA tidak menyadari bahwa anaknya telah meninggal dunia saat berada dalam gendongan. Dia baru mengetahui anaknya wafat saat hendak memberi makan.

''Ketika dia mau kasih makan, ternyata nggak ada respons anaknya. Dibawa ke Puskesmas terdekat, udah meninggal,'' tutur Alfian.

Polisi telah memeriksa ibu korban serta warga sekitar rumahnya. Dari keterangan para saksi diketahui balita tersebut memang benar anak kandung NA.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww