Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
16 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Parlemen

Ke Korps Marinir di Sumut, Nono Sampono: TNI harus Waspada Pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi

Ke Korps Marinir di Sumut, Nono Sampono: TNI harus Waspada Pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi
Wakil Ketua DPD Nono Sampono saat menyambangi Korps Marinir Belawan. (Foto: Istemewa)
Sabtu, 28 November 2020 18:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Keberadaan Korps Marinir TNI Angkatan Laut menjadi bagian penting dan dapat diandalkan untuk menjaga kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dalam upaya mewaspadai perkembangan lingkungan strategi kawasan Asia Pasifik yang berpengaruh terhadap pergeseran Geo Politik, Geo Ekonomi dan Geo Strategi.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono saat mengunjungi Markas Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan TNI I Belawan, Sumatera Utara, Sabtu, 28/11/2020.

"Perkembangan lingkungan strategi kawasan Asia Pasifik pasti akan membawa pengaruh ke Indonesia. Sebagai negara dengan wilayah terluas dan memiliki area yang menjadi penghubung sebagian besar negara di Asia Tenggara, Indonesia harus mengoptimalkan peluang strategis di kawasan tersebut tidak hanya ekspor produk barang maupun jasa, namun juga investasi," ujarnya.

Nono menambahkan Indonesia harus bisa menghadapi persaingan dalam perdagangan global yang saat ini mereka kuasai. Karena, 90 persen perdagangan dunia itu melalui laut dan melintasi Indonesia. Untuk bersaing dan merebut perdagangan global itu, kita juga tidak bisa abaikan kekuatan militer. Jadi selain kekuatan ekonomi, pertahanan militer kita juga harus diperkuat.

"Kita sepakat akan membangun Indonesia bagian barat, yakni Sumatera Utara dan Aceh. Kami akan usulkan untuk membangun Sabang sebagai pintu gerbang perairan laut sekaligus membangun markas pertahanannya, saya usulkan ada Lantamal juga di Sabang, maka berarti akan ada Batalyon lagi disana," ucapnya.

Senator asal Maluku ini menambahkan komponen TNI harus menjadi kekuatan, maka perlu terus memelihara dan meningkatkan kompetensi, militansi, profesionalitas, dan loyalitas prajurit.

"Hati dan pikiran harus selalu NKRI dan Pancasila. Tidak ada tawar menawar, kalau ada pikiran lain ya lebih baik keluar. Jaga identitas apapun tugas yang kalian lakukan. Jangan sampai orang lain dapat melakukan lebih baik dari kita. Prajurit harus menjadi yang dibanggakan dan dicintai oleh rakyat," tegasnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan TNI I Belawan, Letkol Marinir Farick, M.Tr.Opsla mengatakan sebagai prajurit, satuan pertahanan pangkalan harus siap mendukung perintah apabila terjadi sesuatu.

"Kami siap pengamanan obyek vital, atas perintah Dantamal, seperti pengamanan Kota Medan. Soliditas TNI/Polri juga tetap terjaga, kerjasama terjalin dengan baik," ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua PURT DPD RI Ahmad Nawardi, Ketua PPUU DPD RI Badakenita Sitepu, Wakil Ketua Komite IV DPD RI Novita Anakotta dan sejumlah anggota DPD RI lainnya Arniza Nilawati (Sumatera Selatan), Herlina Murib (Papua), Hilda Manafe (NTT) dan Andi M. Irsan (Sulsel).***

wwwwww