Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
15 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Parlemen

Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa Tutup Jalan Depan DPRD Magelang

Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa Tutup Jalan Depan DPRD Magelang
Aksi Dem,o mahasiswa di Magelang. (Kompas.com)
Selasa, 13 Oktober 2020 15:17 WIB
MAGELANG - Ratusan demonstran yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kedu- Magelang Bergerak #2 memadati Jalan Sarwo Edhie Wibowo Magelang, atau tepatnya di kantor Wali Kota Magelang dan DPRD Kota Magelang, Selasa (13/10/2020).

Sebagian besar mereka adalah mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) dan Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma). Dalam aksinya kali ini, demonstran menolak omnibus law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja karena dinilai mementingkan kepentingan kaum kapitalis ketimbang kesejahteraan buruh. 

Aksi berlangsung kondusif. Mahasiswa menyanyikan lagu Indonesia Raya, pergerakan mahasiswa, dan diselingi aksi teatrikal.

Aksi teatrikal ini menggambarkan kesengsarakan rakyat akibat kebijakan-kebijakan penguasa yang tidak pro rakyat. "Aksi kami ini tdak ada satu kepentingan politik apapun, gerakan kita gerakan intelektual, menyuarakan kegelisahan buruh, petani dan rakyat kecil," seru seorang orator, sambil meminta massa tak terprovokasi oknum tidak yang bertanggung jawab.

Tak berselang lama, Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno menemui massa aksi. Ia didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Magelang Bustanul Arifin dan anggota Tyas Anggraini. "Kami beri kesempatan perwakilan mahasiswa untuk masuk, berdialog dengan kami, dengan kepala dingin, sehingga mudah berkomunikasi. Ini demokrasi, tidak bisa dipaksakan di jalanan seperti ini, " kata Budi dihadapan massa.

Personel kepolisian dari Polres Magelang Kota dibantu Polres Temanggung, Purworejo, Kabupaten Magelang, Polda Jawa Tengah dan anggota TNI bersiaga mengawal jalannya unjuk rasa. Arus lalu lintas dari arah Jalan Sarwo Edhie dialihkan ke Jalan Magelang-Yogyakarta (dari arah Semarang/Salatiga). Sementara dari arah Purworejo dialihkan ke Jalan Gatot Subroto Kota Magelang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kompas.com
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww