Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
9 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
6 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
6 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Katarak Bakal Dihapus dari Limapuluh Kota

Katarak Bakal Dihapus dari Limapuluh Kota
Bupati Irfendi Arbi saat berdiskusi dengan tim bhakti sosial Mapala Unand di ruang kerjanya, Selasa (25/10).
Selasa, 25 Oktober 2016 19:56 WIB
Penulis: Ilham Noviandre

LIMAPULUH KOTA--Mapala Universitas Andalas (Unand) Padang dan Pemkab Limapuluh Kota berencana bakal  menggelar Operasi Katarak pada tanggal 17-18 Desember 2016. Kegiatan ini ditargetkan menghapuskan penyakit katarak di daerah perbatasan provinsi Sumatera Barat ini.

"Kami pemerintah mendukung kegiatan ini, karena berkaitan dengan kesehatan masyarakat, " jelas Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi ketika ditemui panitia Bakti Sosial Mapala Unand, di ruang kerjanya kawasan Bukiklimau, Sarilamak, Rabu (25/10).

 

Bupati meminta kepala dinas kesehatan dan direktur RSUD Suliki yang hadir untuk mensosialisasikan dan mendukung kegiatan. Pemerintah Kabupaten dalam hal ini bertindak sebagai penyediaan tempat dan pendataan pasien.

 

Flani Rancono, ketua pelaksana Bakti Sosial Mapala Unand menyebutkan kegiatan merupakan bakti yang didukung Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami).

Untuk menyukseskan kegiatan, mapala unand juga menurunkan tim untuk sosialisasi ke nagari- nagari. Penjaringan pasien akan menyisiri keberadaan pasien di seluruh wilayah Kabupaten dan Kota Payakumbuh

 

"Untuk pasien di luar dua daerah ini juga diperbolehkan, asalkan mendaftar dari 21 Oktober - 9 Desember 2016 di Puskesmas di dua daerah tersebut," tandas Flani.

Perdami merelis pertumbuhan penyakit katarak di Indonesia itu 20 persen, sedangkan Pemerintah dan Perdami baru bisa menyelesaikan 12 persen diantaranya. Untuk itu dibutuhkan partisipasai aktif masyarakat guna membantu mengatasi hal tersebut.

 

Tahapan operasi, katanya, yaitu berupa pendaftaran di Puskesmas, pemeriksaan di Kecamatan yang jadwalnya akan diatur oleh dinas kesehatan masing- masing daerah.

"Kami akan minta seluruh kepala puskesmas menjaring dan menerima pendaftaran, " sebut Adel Noviarman, kepala dinas kesehatan Limapuluh Kota.

 

Sebelumnya, hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Elzadaswarman melalui Kabid Yankes Kota Payakumbuh kepada tim bhakti sosial Mapala Unand, kemarin.***

Editor:M Siebert
Kategori:Jiran, GoNews Group, Kabar Bertuah
wwwwww