Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
9 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
6 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
6 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Masuk Daftar Merah Peredaran Narkoba, Karang Taruna Padang Timur Lakukan Sosialisasi

Masuk Daftar Merah Peredaran Narkoba, Karang Taruna Padang Timur Lakukan Sosialisasi
Suasana sosialisasi Narkoba dan HIV/AIDS di Padang Timur. (Humas)
Senin, 25 April 2016 06:04 WIB

PADANG – Tak ingin warga dan generasi mudanya terpapar bahaya narkotika dan obatan terlarang (Narkoba), Karang Taruna Kecamatan Padang Timur melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan HIV/AIDS, Sabtu (23/4/2016). Bertempat di Aula Kantor Camat Padang Timur, sejumlah pelajar, pemuda serta pengurus Karang Taruna di sepuluh kelurahan di kecamatan tersebut mendapat pemahaman akan bahaya narkoba serta HIV/AIDS.

Kegiatan sosialisasi ini dibuka Camat Padang Timur, Ances Kurniawan. Menurutnya, sosialisasi bahaya narkoba dan penularan HIV/AIDS yang dilakukan Karang Taruna Kecamatan Padang Timur merupakan langkah jitu agar masyarakat tidak tersentuh Narkoba dan HIV/AIDS. Sebab, dengan sosialisasi secara masiv, masyarakat akan paham dengan dampak yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi narkoba.

“Narkoba dan HIV/AIDS ini memang sulit dideteksi. Pencegahan yang cukup mumpuni yakni dengan sosialisasi secara masiv seperti yang dilakukan pengurus Karang Taruna ini. Sehingga generasi muda mendapat pemahaman seperti dampak serta hukuman bagi pelaku narkoba,” sebut Ances.

Upaya yang dilakukan pengurus Karang Taruna Kecamatan Padang Timur untuk meredam maraknya peredaran narkoba serta HIV/AIDS ini merupakan tahap awal dengan memberdayakan potensi yang ada. Sebab, Kecamatan Padang Timur masuk dalam daftar merah peredaran narkoba. Sehingga upaya membentengi diri dari narkoba memang harus dimulai dari dalam diri sendiri, serta lingkungan sekitar. “Kita masuk daftar merah, di samping kecamatan lain seperti Lubuak Bagaluang dan beberapa lainnya,” aku Ances.

Selain membentengi masyarakat dengan sosialisasi, RT dan RW juga diharapkan untuk mengawasi rumah kost maupun kontrakan yang ada di daerah tersebut. Sebab, selama ini peredaran narkoba serta HIV/AIDS paling rentan terjadi di rumah kost yang pada umumnya dihuni warga pendatang yang bermukim di daerah tersebut.

“Di sini cukup banyak rumah kost. Kita imbau kepada RT maupun RW untuk memantau warga pendatang, karena selama ini memang kita khawatirkan narkoba berasal dari luar. Kami tak ingin generasi muda kita rusak karena narkoba,” sebut Ances.

Sisi lain, Ances menyebut bahwa narkoba merupakan penjajahan model baru. Generasi muda sengaja dirusak dengan narkoba. Sehingga generasi muda menjadi lengah, tidak ada waktu untuk berfikir, berkreasi maupun berinovasi.

“Indonesia negara dengan jumlah penduduk terbanyak kelima di dunia. Pastinya ada yang tidak menginginkan pemuda di Indonesia menjadi pemimpin hebat nantinya. Makanya generasi muda diracuni dengan narkoba,” papar Ances.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Padang Timur, Odi Yuvendri menyebut peserta sosialisasi berasal dari pelajar, pemuda serta pengurus Karang Taruna di sepuluh kelurahan di Padang Timur. Mereka akan menjadi duta narkoba dan HIV/AIDS yang nantinya menyosialisasikan kepada lingkungan sekitar.

“Apalagi kita tahu, Padang Timur termasuk kawasan merah bahaya narkoba dan HIV/AIDS, hal ini tragis sekali,” kata lelaki yang juga bertugas di Humas dan Protokol Kota Padang ini.

Odi menyebut upaya meredam peredaran narkoba dan HIV/AIDS ini tidak hanya sebatas sosialisasi saja. Akan tetapi, setelah ini seluruh peserta yang telah dinobatkan sebagai duta ini akan turun ke masyarakat dan lingkungan untuk menyosialisasikan bahaya narkoba dan HIV/AIDS.

“Kita tidak akan diam setelah ini, tetapi akan terus ke masyarakat sehingga Padang Timur keluar dari kawasan merah bahaya narkoba serta HIV/AIDS,” ucap mantan vokalis ‘Gemilang Voice’ ini.

Sekretaris Umum Karang Taruna Kota Padang, Alizar sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Karang Taruna Kecamatan Padang Timur. Hal ini menurutnya akan menjadi barometer bagi Karang Taruna di kecamatan lain. “Kalau bisa hal serupa juga diikuti oleh Karang Taruna di kecamatan lain. Dan kami Karang Taruna sepakat memerangi dan memusuhi narkoba,” pungkasnya. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Kabar Bertuah, GoNews Group, Kulim
wwwwww