Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
16 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kuliner

Majelis Pakar Tunjuk Mojtaba Khamenei Pimpin Iran

Majelis Pakar Tunjuk Mojtaba Khamenei Pimpin Iran
Mojtaba Khamenei. (Foto:KHAMENEI.IR / AFP)
Senin, 09 Maret 2026 05:18 WIB
JAKARTA – Kursi kepemimpinan tertinggi Iran resmi beralih kepada Mojtaba Khamenei. Putra kedua mendiang Ali Khamenei ini ditunjuk langsung oleh Majelis Pakar untuk memegang kendali negara setelah sang ayah tewas dalam serangan mematikan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel, Senin (9/3/2026).

Kenaikan pria berusia 56 tahun tersebut ke puncak kekuasaan sempat memicu sorotan tajam. Pasalnya, isu suksesi ini sebelumnya merupakan topik yang sangat sensitif lantaran memunculkan kesan dinasti politik yang mengingatkan publik pada sistem monarki Pahlavi sebelum meletusnya revolusi Islam 1979.

Selama puluhan tahun, Mojtaba tercatat tidak pernah sekalipun mencalonkan diri untuk menduduki jabatan publik atau terjun dalam pemilihan umum. Kendati demikian, ia dikenal luas sebagai figur sentral yang sangat berpengaruh di lingkaran inti pemimpin tertinggi dan memiliki hubungan yang kuat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Di tengah proses transisi kepemimpinan ini, tensi di kawasan Timur Tengah dipastikan tetap memanas. Israel secara terbuka menyatakan akan terus memburu dan menargetkan pucuk pimpinan baru rezim Iran tersebut.

"Setiap pemimpin yang ditunjuk oleh rezim Iran untuk terus memimpin rencana menghancurkan Israel, mengancam AS dan dunia bebas dan negara-negara di kawasan ini, dan menindas rakyat Iran, akan menjadi target yang jelas untuk dieliminasi," tegas Menhan Israel, Israel Katz, seperti dilansir Al Jazeera, Rabu (4/3/2026).

Katz memastikan militer Israel tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang meneruskan agenda rezim sebelumnya.

"Tidak peduli siapa namanya atau di mana dia bersembunyi," ungkapnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Kuliner
wwwwww