Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
20 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
24 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Pejabat Kemenkeu Dijegal Isu Mobil Mewah, Menkeu Endus Motif Sakit Hati

Pejabat Kemenkeu Dijegal Isu Mobil Mewah, Menkeu Endus Motif Sakit Hati
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Kamis, 19 Februari 2026 06:55 WIB

JAKARTA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, bereaksi keras terhadap isu gratifikasi yang menerpa pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berinisial RLM. Ia menduga kabar miring soal penerimaan mobil mewah tersebut sengaja dimainkan untuk menjegal karir RLM yang hendak dipromosikan.

Purbaya menilai waktu kemunculan isu ini sangat politis karena bertepatan dengan rencana penarikan RLM ke jajaran manajemen strategis kementerian.

"Ini ada beberapa kalangan sengaja mengembus-embuskan karena pejabat itu akan saya tarik ke dalam manajemen Kemenkeu, tetapi sepertinya ada yang enggak setuju," ungkapnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (18/2/2026).

Meski mencurigai adanya motif persaingan tidak sehat, Bendahara Negara ini tidak ingin gegabah. Ia berkomitmen untuk memverifikasi langsung kebenaran laporan tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar penilaian terhadap RLM tetap objektif.

"Nanti saya telepon, diskusi dengan KPK. Kami akan lihat pejabat secara fair. Betul enggak seperti itu (menerima gratifikasi)," tegasnya.

Ia menegaskan akan melihat kasus ini (case) secara utuh sebelum mengambil keputusan terkait posisi RLM.

Dugaan gratifikasi ini mencuat setelah KPK menerima laporan masyarakat pada Sabtu (14/2/2026). RLM dituding menerima satu unit Toyota Alphard dari pihak swasta. Menanggapi hal itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya tengah melakukan verifikasi.

"Kami memastikan setiap aduan akan ditindaklanjuti dengan memverifikasi validitas informasi dan data yang disampaikan," jelas Budi.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Warga Bertuah, Keuangan
wwwwww