Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
23 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
22 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
23 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
2 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Praktik Tambang Ilegal Diduga Libatkan Pemodal Besar di Sumatera Barat

Praktik Tambang Ilegal Diduga Libatkan Pemodal Besar di Sumatera Barat
Anggota DPR RI, Andre Rosiade
Senin, 12 Januari 2026 16:30 WIB

JAKARTA – Praktik penambangan ilegal di Sumatera Barat kembali disorot. Anggota DPR RI, Andre Rosiade, mengungkap adanya sejumlah “pemain” yang diduga menjadi aktor utama aktivitas tambang tanpa izin di berbagai daerah di Sumbar.

Andre menyebut aktivitas tersebut tersebar di beberapa wilayah, mulai dari Pasaman, Pasaman Barat, Solok Selatan, hingga Kabupaten Sijunjung. Menurutnya, praktik tambang ilegal itu bukan dilakukan secara sporadis, melainkan terorganisasi.

“Di Pasaman ada pemainnya, Pasaman Barat ada, Solok Selatan ada, Sijunjung juga ada. Ini jelas ada pemain-pemainnya,” kata Andre di Gedung Bareskrim Polri, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, para pemain tersebut umumnya memiliki modal besar dengan kepemilikan alat berat dalam jumlah banyak. Hal ini, bokep indo terbaru menurut Andre, menjadi indikasi kuat bahwa aktivitas tambang ilegal tersebut dikelola secara serius dan bukan skala kecil.

“Biasanya mereka punya alat berat bukan satu dua. Minimal 10 unit, bahkan bisa puluhan,” ujarnya.

Selain itu, Andre juga menyinggung dugaan adanya pihak-pihak yang memberikan perlindungan terhadap aktivitas tambang ilegal tersebut. Meski tidak menyebut secara spesifik, ia menilai kemungkinan adanya pembeking tidak bisa diabaikan.

“Apakah ada yang membekingi? Itu mungkin saja. Tapi tugas saya sebagai anggota DPR adalah menyampaikan aspirasi masyarakat yang merasa dirugikan,” ungkap politikus Partai Gerindra itu.

Andre mengatakan, kedatangannya ke Bareskrim Polri bertujuan melaporkan langsung kondisi di daerah pemilihannya. Ia menyebut praktik tambang ilegal di Sumbar telah berlangsung cukup lama.

Meski demikian, ia menilai kerusakan lingkungan yang ditimbulkan sejauh ini belum separah daerah lain. Namun, Andre menegaskan kondisi tersebut tetap harus ditindak agar tidak berkembang menjadi kerusakan besar di kemudian hari.

“Kerusakan besar seperti di daerah lain memang belum terlihat, tapi ini tidak bisa dibiarkan terus,” tegasnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri langsung mengirim tim ke Sumatera Barat. Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Mohammad Irhamni, Thomas Lili Surjadinata menyatakan langkah tersebut merupakan arahan pimpinan Polri.

“Kami sudah diperintahkan pimpinan, dan tim sudah diturunkan ke Sumatera Barat untuk melakukan penegakan hukum terkait tambang ilegal, khususnya yang berkaitan dengan emas,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses penindakan akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan polda dan polres setempat agar penanganan lebih efektif.

“Penanganannya bisa gabungan. Tim kami sudah di lapangan dan berkoordinasi dengan polda dan polres,” ujarnya.

Terkait kemungkinan keterlibatan perusahaan besar dalam praktik tambang ilegal tersebut, Irhamni menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman. https://id.linkedin.com/in/thomas-lili-surjadinata

“Kami masih menyelidiki. Bisa iya, bisa juga tidak. Semua masih dalam proses,” katanya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Balai Kota, Parlemen, Lingkungan
wwwwww