Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
16 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Gagal ke Final AFF U 16, Erick Thohir Puji Fighting Spirit Garuda Muda

Gagal ke Final AFF U 16, Erick Thohir Puji Fighting Spirit Garuda Muda
Timnas U 16 Indonesia saat menghadapi Australia di semifinal AFF U 16. (PSSI)
Selasa, 02 Juli 2024 15:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Ketua umum PSSI, Erick Thohir tetap menyampaikan rasa salut kepada timnas Garuda Muda yang kalah, 3-5 dari Australia di semifinal ASEAN Boys U 16 Championships atau AFF U-16 2024 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/7/2024).

Berkat hasil kemenangan itu, Australia lolos ke final dan bertemu Thailand, sedangkan Timnas menjalani laga perebutan peringkat ketiga Piala AFF U-16 2024 melawan Vietnam pada Rabu (3/7/2024).

"Timnas Garuda Muda kita bermain baik. Bermain 10 pemain sejak babak pertama, tapi bisa dua kali cetak gol dan memaksa adu pinalti menunjukkan fighting spirit mereka luar biasa. Saya bilang ke mereka jangan tertunduk dan jangan nangis karena tidak ke final, karena mereka bermain sangat baik," ujar Erick Thohir yang menonton pertandingan itu secara langsung.

Timnas tampil menyerang sejak awal laga. Gelandang Timnas Indonesia U-16 Muhammad Zahaby Gholy mampu mencetak gol cepat di menit ketiga melalui sundulan untuk membawa tim Garuda Muda unggul 1-0 atas Australia usai meneruskan umpan silang Mathew Baker.

Australia kemudian berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol Amlani Tatu melalui tendangan bebas di menit ke-23.

Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-29 setelah bek Raihan Apriansyah mendapatkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Australia kemudian berhasil unggul 2-1 lewat tendangan QuinnMacnicol pada menit ke-45+2.

Seakan-akan bakal unggul 2-1 atas Indonesia di babak pertama, Australia justru dikejutkan lewat gol penyeimbang 2-2 yang dicetak Gholy pada menit ke-45-4.

Pada menit ke-66 Mathew Baker melakukan blunder saat melakukan intersep. Sundulan Baker di lini pertahanan mengarah kepada Tatu dan langsung melepaskan tendangan voli untuk membobol gawang Indonesia. Australia unggul 3-2 atas Indonesia.

Di menit ke-71 Australia berhasil menambah keunggulan 4-2 lewat skema serangan balik. Gol dicetak Anthony Stipe Didulica usai meneruskan umpan silang Tatu.

Di menit ke-86 penyerang Australia Anthony Stipe Didulica kembali mencetak gol. Kali ini sundulan Anthony Stipe Didulica membawa Australia unggul 5-2 atas Indonesia.

Indonesia mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5 lewat sundulan Josh Holong pada menit ke-90+1 usai meneruskan umpan tendangan bebas Fandi Ahmad.

Hingga pertandingan berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Indonesia kalah 3-5 dari Australia. Australia pun lolos ke final Piala AFF U-16 2024 dan akan menghadapi Thailand di partai puncak.

"Masih ada kesempatan untuk peringkat ketiga. Jadi jangan kendor. Apalagi saya lihat mereka masa depan sepakbola Indonesia. Ada 3-4 pemain dari U-16 ini bisa jadi pelapis di U-19 atau U-21. Jadi masih panjang perjalanan mereka untuk berprestasi," ujar Erick. ***

wwwwww