Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
20 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
24 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Presiden NOC Indonesia Imbau Keselamatan Berolahraga untuk Peningkatan Prestasi

Presiden NOC Indonesia Imbau Keselamatan Berolahraga untuk Peningkatan Prestasi
Raja Sapta Oktohari. (NOC Indonesia)
Selasa, 04 Juni 2024 17:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – President Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengimbau masyarakat untuk memerhatikan keselamatan dalam berolahraga. Ini bertujuan supaya tidak ada trauma yang ditimbulkan dari kegiatan olahraga yang dilakukan.

Imbauan ini dilontarkan Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari setelah melihat banyaknya insiden di olahraga yang membuat keprihatinan. Mulai dari pebalap sepeda yang tertabrak mobil ketika sedang melintas di jalan sampai yang baru-baru ini terjadi di Makassar.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelari di Makassar Half Marathon 2024, Andi Pallawagau Galigo, meninggal usai diduga mengalami cardiac arrest. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan Presiden NOC Indonesia tersebut.

“Saya pribadi sangat prihatin dengan situasi-situasi yang terjadi belakangan, musibah tertabrak ketika bersepeda, atau meninggal ketika melakukan aktivitas olahraga atau marathon yang baru saja terjadi, ini jadi Pelajaran untuk kita semua,” ucap Okto.

Okto menekankan bahwa masyarakat Indonesia harus lebih bijaksana dalam berolahraga. Masyarakat harus melaksanakan tindakan preventif, termasuk mengetahui kapasitas diri sendiri dan memastikan kelayakan peralatan olahraga yang digunakan untuk mencegah insiden yang tidak diharapkan.

“Kesehatan jantung itu jadi yang paling dominan, pastikan jantung itu sehat, kalau menggunakan peralatan pastikan peralatannya baik. Sebab olahraga juga dapat menjadi berbahaya jika kita lengah. Walaupun olahraga terlihat mudah, tapi tentunya harus dilakukan dengan sangat bijaksana dan berhati-hati. Jangan sampai olahraga justru membuat dampak yang tidak baik,” kata Okto.

“Kami berharap insiden-insiden yang terjadi belakangan ini dapat menjadi pelajaran untuk kita semua. Keselamatan ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang di sekitar kita,” sambungnya.

Di sisi lain, kegiatan olahraga yang dilakukan Masyarakat maupun komunitas merupakan bagian dari Olympic Movement yang digaungkan Komite Olimpiade Indonesia sebagai perpanjangan tangan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC). Melalui Olympic Movement, Indonesia bisa menemukan bibit-bibit atlet berprestasi yang akan mewakili Indonesia di berbagai multievent internasional, termasuk Olimpiade.

“Kami juga berharap komunitas-komunitas olahraga ikut menyuarakan pentingnya keselamatan berolahraga. Sebab, dari komunitas olahraga itu biasanya lahir bibit-bibit unggul, yang dapat memotivasi dan membesarkan olahraga itu sendiri. Kalau olahraga jadi momok yang menyeramkan, ini akan berpengaruh buruk terhadap prestasi atlet-atlet Indonesia,” ujar Okto. ***

wwwwww