Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
14 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
10 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
10 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Sarwendah Layangkan Somasi, Geram Difitnah Punya Hubungan Khusus dengan Bertrand Peto

Sarwendah Layangkan Somasi, Geram Difitnah Punya Hubungan Khusus dengan Bertrand Peto
Sarwendah. (Ist)
Rabu, 15 Mei 2024 21:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Sarwendah, selebriti sekaligus ibu tiga anak, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah melayangkan somasi kepada sejumlah akun media sosial yang diduga telah memfitnahnya. Di tengah hiruk pikuk kasus ini, Sarwendah menyuarakan pentingnya literasi digital untuk mencegah penyebaran informasi palsu dan fitnah.

Dalam konferensi pers di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, baru-baru ini, Sarwendah mengungkapkan kekesalannya terhadap fitnah yang menuduhnya memiliki hubungan khusus dengan anak angkatnya, Betrand Peto. Bersama tim kuasa hukumnya, ia menuntut klarifikasi dari pemilik akun-akun tersebut dalam waktu 3x24 jam.

"Karena ini masalah sudah bergulir lama sekali dan akhirnya saya memberanikan diri untuk mengambil tindakan tegas," ujar Sarwendah dengan tegas. "Kenapa tegas? Karena berita ini sudah berlarut terlalu lama dan sudah sangat mengganggu saya dan mengganggu anak-anak saya."

Sarwendah juga menyadari dampak psikologis yang bisa timbul pada anak-anaknya akibat berita fitnah tersebut. "Dengan kayak gini saya mau mengklarifikasi semuanya, apa yang diomongin orang itu fitnah dan saya harus bertindak supaya kedepannya nanti tidak mengganggu anak-anak saya dan keluarga," jelasnya lagi.

Dalam kesempatan itu, pengacara Sarwendah, Abraham Simon, membacakan somasi terbuka yang ditujukan kepada lima akun TikTok yang dianggap menyebarkan fitnah. Sarwendah meminta pemilik akun-akun tersebut untuk meminta maaf secara terbuka dan menghapus konten yang menuduhnya, dengan ancaman akan melaporkan ke pihak berwenang jika permintaan ini tidak dipenuhi.

Di balik langkah tegasnya, Sarwendah juga menekankan pentingnya literasi digital di masyarakat. "Masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan menyaring informasi yang mereka terima dan sebarkan," kata Sarwendah. "Kita perlu mendidik generasi muda tentang dampak negatif dari penyebaran fitnah dan informasi palsu."

Kasus yang dialami Sarwendah ini menggambarkan betapa pentingnya tanggung jawab dalam bermedia sosial. Edukasi mengenai literasi digital dan etika penggunaan media sosial menjadi semakin mendesak di era digital saat ini. Hal ini bukan hanya untuk melindungi individu dari fitnah dan berita palsu, tetapi juga untuk menjaga keharmonisan sosial di dunia maya.

Dengan demikian, tindakan Sarwendah bukan hanya untuk melindungi dirinya dan keluarganya, tetapi juga sebagai pengingat bagi masyarakat luas akan pentingnya literasi digital.

"Semoga langkah saya ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial," tutup Sarwendah. (Yazid N). ***

wwwwww