Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
12 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
9 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
9 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Tenis Indonesia Harus Dapat Dukungan Pemerintah dan Swasta

Tenis Indonesia Harus Dapat Dukungan Pemerintah dan Swasta
Nico Kanter.
Sabtu, 04 Juni 2022 18:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Mantan Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid dan big bos PT Aneka Tambang, Nico Kanter ternyata pecina berat olahraga tenis. Pada Turnamen Tenis Piala Atet Wijono 2022 yang digelar Irawati Moerid Tenis Competion (IMTC) di Lapangan Tenis Kodam Jaya Jakarta Timur, Sabtu, (4/6/2022), mereka tampil sebagai peserta eksibisi.

Dalam laga eksibisi itu, Nurdin Halid yang pernah menjadi Ketua Umum PSSI itu berpasangan dengan legenda hidup tenis Indonesia, Abdul Kahar Muhammad Idris Mochtar (MIM).

Duet Nurdin Halid/Abdul Kahar MIM melawan pasangan Nico Kanter/Hadiman peraih 3 medali emas Asian Games 1978 Bangkok, Thailand.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap tenis Indonesia, baik Nurdin Halid maupun Nico Kanter pun ikut menjadi sponsor turnamen berhadiah total Rp.42 juta itu.

"Turnamen tenis di Indonesia memang masih dirasakan kurang. Oleh karenanya, kita harus bantu jika ada pihak yang mau menggelar even seperti yang dilakukan mantan petenis putri nasional Irawati Moerid yang sudah membawa harum nama bangsa dan negara,"kata Nurdin Halid yang diamini Nico Kanter Itu.

Menurut pria yang juga politisi Partai Golkar itu, potensi petenis Indonesia untuk bersaing di level dunia cukup besar asalkan pembinaanya terarah dan berjenjang sejak usia dini.
Dengan memperbanyak turnamen dan kompetisi dalam negeri, Nurdin Halid yakin prestasi tenis Indonesia akan kembali berjaya seperti pada era 1970-an hingga 1990-an.
Sementara Nico Kanter menambahkan untuk membangkitkan kembali kegairahan tenis di Indonesia ini tidak mungkin kalau hanya dibebankan kepada Pelti sebagai induk organisasi.

"Harus ada dukungan pemerintah dan peran serta dunia swasta sebagai sponsor. Cabang olahraga apapun tidak mungkin berkembang dan berprestasi jika pembinaannya tidak melibatkan peran pemerintah dan swasta," tegasnya. ***

wwwwww