Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
21 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
17 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Parlemen

Agar Politik Tak Panas, NasDem Berharap Projo Lebih Bisa Menahan Diri

Agar Politik Tak Panas, NasDem Berharap Projo Lebih Bisa Menahan Diri
Ilustrasi politik menuju Pilpres 2024. (foto: ist./sindonewscom)
Jum'at, 03 Juni 2022 20:22 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali sebagaimana pemberitaan yang dibaca Jumat (3/6/2022) menyatakan, dirinya berharap relawan Jokowi dalam hal ini Projo bisa lebih menahan diri dalam bicara soal sosok-sosok yang mungkin diusung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Harapan ini sebagai respons atas pernyataan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi yang menyebut Surya Paloh telah menyodorkan usulan duet Ganjar-Anies kepada Presiden Joko Widodo.

"Harusnya teman-teman relawan Jokowi yang banyak terlibat di relawan itu mbok juga bisa menahan diri seperti apa yang disampaikan oleh Pak Jokowi (Ojo Kesusu). Kalau teman-teman Projo ikut-ikutan bicara soal urusan politik apalagi luar, internal partai tertentu, itu nanti akan justru membuat kegaduhan kan, dan membuat situasi politik semakin panas, semakin liar," kata Ahmad Ali dikutip GoSumbar.com dari RMOL.

Ali tak menampik bahwa Surya Paloh pernah menyebut nama Ganjar dan Anies saat menggelar pertemuan bersama Forum Pemred beberapa waktu lalu. Tapi konteksnya adalah pandangan dari salah satu Pemred bahwa duet Anies-Ganjar bisa meredam polarisasi politik. Jadi, dugaan menyodorkan Anies-Ganjar ke Jokowi dinilai berlebihan. Yang pasti, muatan pembicaraan Surya Paloh dengan Jokowi pasca pertemuan dengan Forum Pemred, hanya Surya Paloh dan Jokowi lah yang tahu.

"Setahu saya, Pak Surya keteku Pak Jokowi selalu bicara tentang hal-hal kebangsaan ya. Sehingga tidak ada spesifik membicarakan tentang Pilpres," kata Ahmad Ali.

Mengutip kompas.com, Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi menyebut ada usul untuk menduetkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Usul tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh kepada Presiden Joko Widodo. Menurutnya, usulan pasangan ini jelas ada di 'meja'.

"Ada usulan seperti itu, kan di media juga sudah ada, ada usulan seperti itu walaupun akhirnya dibantah sendiri, kan," kata Budi, Jumat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, Kampus
wwwwww