Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
7 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
4 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Home  /  Berita  /  Gelanggang
SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei 2022

Indonesia Peringkat Ketiga, Komisi X DPR: Berkat DBON dan Tim Review

Indonesia Peringkat Ketiga, Komisi X DPR: Berkat DBON dan Tim Review
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. (Foto: Humas Kemenpora)
Selasa, 24 Mei 2022 16:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hetifah Sjaifudian memberikan apresiasi dan bangga atas prestasi Kontingen Indonesia pada SEA Games 2021 Vietnam. Sebab, Indonesia menempati peringkat tiga besar dan memperbaiki prestasi di SEA Games 2019 Filipina.

Legislator Golkar ini menilai, keberhasilan tim Indonesia di SEA Games berkat sinergi dan kerjasama dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI)/NOC Indonesia, Federasi olahraga, pelatih dan semua atlet.

"Indonesia menembus tiga besar SEA Games. Apresiasi saya berikan kepada seluruh pihak yang telah bersinergi, baik dari Kemenpora, KOI, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet yang telah menjalankan proses pembinaan berkesinambungan dari level daerah hingga ke pusat," ujar Hetifah di Jakarta, Senin (23/5).

Menurut dia, prestasi ini diraih berkat penerapan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan dibentuknya tim review oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali ldalam menyeleksi atlet yang diberangkatkan ke multi event Asia Tenggara tersebut.

Dengan demikian, semua cabang olahraga membawa pulang medali. Dia mencontohkan, cabang olahraga bola basket berhasil mendapatkan emas setelah absen dari tahun 1977. Demikian juga dengan Panahan yang menyabet 5 emas dan menjadi juara umum dan cabang olahraga lainnya.

"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Indonesia on the right track menuju target prestasi DBON," ucapnya.

Disamping itu, menurutnya pembentukan tim review yang diisi para akademisi, praktisi, KONI dan KOI sudah membuahkan hasil dalam prestasi olahraga sangat penting dalam dalam melakukan seleksi atlet yang berpotensi meraih medali.

"Keberadaan tim review cukup penting untuk seleksi final. Jadi semua atlet Pelatnas dapat lebih bersemangat untuk menunjukkan performa terbaiknya agar dapat diberangkatkan," ucapnya.

Dengan prestasi ini, Hetifah menilai Menpora Amali berhasil mewujudkan harapan Presiden Joko Widodo untuk masuk di tiga besar peraih medali.

"Menpora telah mencapai target Sea Games. Kemarin juga Paralimpiade Tokyo 2020 bahkan melampaui target. Semoga terus meningkat ke depannya dan mencapai target 2044 mencapai 15 besar olimpiade," harapnya.

Selanjutnya, politikus asal Kalimantan Timur ini berjanji akan memperjuangkan agar anggaran pembinaan atlet bisa ditingkatkan lagi.

"Saya juga akan memperjuangkan agar anggaran pembinaan atlet ditingkatkan, sehingga lebih banyak lagi atlet muda yang dapat dibina Pelatnas dan juga atlet berpotensi emas yang dapat kita berangkatkan ke ajang internasional," pungkasnya. ***

wwwwww