Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
13 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
9 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
9 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Pengamat Sebut Cak Imin Bikin Suara PKB Sulit Naik dari Pilpres 2019

Pengamat Sebut Cak Imin Bikin Suara PKB Sulit Naik dari Pilpres 2019
Ilustrasi Kampanye Cak Imin. (foto: Istimewa)
Kamis, 05 Mei 2022 18:29 WIB

JAKARTA - Isu yang diangkat tidak jelas dan cenderung konyol, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dianggap akan sulit menaikkan jumlah pemilih dari Pemilu 2019 lalu pada Pemilu 2024 mendatang.

Pendiri dan aktivis Lingkar Madani, Ray Rangkuti mengatakan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dipimpin oleh Cak Imin dianggap mempunyai pangsa pasar pemilu sendiri.

Namun demikian, Ray meragukan PKB akan bertahan dengan posisi seperti sekarang dengan wacana yang digaungkan, yaitu penundan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo tiga periode.

"Apakah partai besutan Muhaimin ini akan dapat bertahan dengan posisi seperti sekarang, atau malah turun. Untuk naik dari tahun 2019 lalu, rasanya sulit," ujar Ray kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/5).

Karena kata Ray, isu yang diangkat oleh Cak Imin belakangan ini dianggap tidak jelas tujuannya untuk disasar ke kelompok pemilih yang mana. "Yang hampir bisa pastikan, ide-ide PKB tesebut jauh dari minat pemilih rasional dan kelompok milenial. Itu kerugian tersendiri bagi PKB," pungkas Ray.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen, Binawidya
wwwwww