Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
13 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
9 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
9 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Jelang SEA Games 2021 Vietnam

CdM Ferry Kono Klarifikasi Kabar Penghapusan Nomor Pertandingan di SEA Games

CdM Ferry Kono Klarifikasi Kabar Penghapusan Nomor Pertandingan di SEA Games
CdM Kontingan Indonesia, Ferry Kono. (Foto: NOC Indonesia)
Kamis, 05 Mei 2022 18:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games  2021 Vietnam, Ferry Kono mengklarifikasi kesimpangsiuran kabar penghapusan nomor pertandingan pada  multi-event terakbar dua tahunan kawasan ASEAN edisi ke-31 tersebut.

Ia menegaskan tolak peluru putri masih dalam tahap pembahasan dengan Vietnam SEA Games Organuzing Committee (VIESGOC) dan membantah kabar pencoretan semua nomor angkat besi putri.

“Dalam aturan SEAGF, tolak peluru putri itu bisa dimainkan jika ada tiga atlet. Namun, technical handbook (THB) tertulis tiga negara. Dalam DRM (Delegation Registration Meeting) kemarin ada 3 atlet dari dua negara, yaitu Thailand dan Indonesia untuk tolak peluru putri, sehingga ini masih dalam tahap pembahasan,” ujar Ferry, Kamis (05/05/2022).

Lelaki yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) ini menegaskan saat ini tengah memaksimalkan jalur diplomasi, baik ke SEAGF serta NOC Vietnam. Ini dilakukan sebagai upaya mempertahankan nomor tolak peluru putri di SEA Games Vietnam.

Indonesia sudah memiliki atlet yang dipersiapkan di nomor tolak peluru putri. Adalah Eki Erawati Febri, pemegang rekor nasional di Kejuaraan Nasional 2017 dengan Catatan waktu 15,60 meter. Ia juga merupakan peraih medali emas SEA Games 2017 Kuala Lumpur dan pemilik perak di SEA Games 2019 Manila.

“NOC Indonesia masih berjuang karena hingga saat ini kami dan Thailand juga belum menerima surat resmi. Kami meminta tolak peluru putri tetap dimainkan karena secara regulasi sudah ada tiga atlet telah berlatih dan siap berlaga, sehingga atas dasar sportmanship nomor ini tetap harus dimainkan,” kata Ferry.

Ferry menambahkan, ia juga sudah berkoordinasi dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) untuk berjuang bersama. Saat ini, kata Ferry, PB PASI juga sudah berkomunkasi ke federasi atletik kontinental perihal hal ini serta meminta Federasi Nasional (NF) atletik Vietnam untuk tetap menurunkan atlet di nomor tolak peluru putri.

“Segala usaha akan kami coba untuk memperjuangkan agar tolak peluru putri tetap dapat dimainkan dan atlet kita, Eki dapat tampil di Vietnam,” ujar Ferry.

Sementara itu, Ferry juga membantah pencoretan semua nomor angkat besi putri. Ia meminta lifter-lifter Merah Putih tidak terganggu dengan kabar tersebut. “Tidak ada pembahasan tersebut dalam DRM jadi itu kabar hoax,” tegasnya. ***

wwwwww