Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
16 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Menpora Amali Nilai Atlet Wushu Tunjukkan Performa yang Baik

Menpora Amali Nilai Atlet Wushu Tunjukkan Performa yang Baik
Peserta pada Sirkuit Nasional Wushu Taolu 2021. (Istimewa)
Selasa, 19 April 2022 23:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menegaskan pemerintah menginginkan prestasi level dunia seperti olimpiade. Makanya, Menpora Amali akan meningkatkan kualitas dan kriteri-kriteria pengiriman atlet ke single dan multievent.

"Ke depan kita akan menambahkan ukuran-ukuran pengiriman atlet untuk single dan multievent. Hal ini karena kita inginkan prestasi dunia, target kita adalah peringkat dunia di olimpiade," ujar Menpora Amali saat membuka secara resmi Sirkuit Nasional Wushu Taolu, Season 2-Stage 1 secara virtual dari Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, Selasa (19/4) malam.

Menurut Menpora Amali, saat ini pengiriman atlet masih berdasarkan dokumen dari cabor dan dari atlet bersangkutan. Pihaknya saat ini akan menambah kriteria pengiriman atlet berdasarkan ukuran-ukuran fisik.

"Jika saat ini masih berdasarkan dokumen, tetapi kita sudah mulai mencoba untuk Asian Games mendatang dan SEA Games yang akan datang, ukuran-ukuran fisik juga akan kita lakukan," katanya menambahkan.

Menpora Amali menilai sejauh ini pengukuran fisik dari atlet-atlet PB WI telah menunjukkan performa yang baik. Ia berharap capaian itu dapat dipertahankan. "Pengukuran-pengkuran seperti VO2 Max dan sebagainya atlet-atlet wushu menunjukkan performa terbaiknya, tolong dipertahankan karena kedepan akan kita perketat lagi untuk pengiriman," tuturnya.

Menpora juga berharap cabang olahraga wushu segera bisa dipertandingkan di tingkat olimpiade. Sehingga, Indonesia akan segera menghasilkan atlet-atlet wushu tingkat dunia.

"Saya apresiasi dan terima kasih kepada wushu, walaupun belum menjadi cabor yang dipertandingkan di olimpiade tetapi, Ketua Umum tadi sampaikan, nanti pada Olimpiade 2032 yang akan datang wushu menjadi salah satu cabor yang bisa dipertandingkan, ini juga harapan kita," harapnya.

"Untuk itu persiapan sejak usia dini seperti PB WI ini melakukan Sirnas Taolu Junior kami sangat apresiasi, semoga akan menghasilkan atlet-atlet kelas dunia dan bisa membanggakan bangsa dan negara," pungkasnya.

Sirkuit Nasional Wushu Taolu, Season 2-Stage 1 dilaksanakan di DI Yogyakarta mulai tanggal 18 hingga 25 April 2022. Diikuti 665 atlet-atlet junior pengkab, pengkot dan pengprov seluruh Indonesia. Dengan mempertandingkan sebanyak 3.328 nomor pertandingan. Junior C total 280 peserta. Junior B total 290 peserta. Junior A total 96 peserta. ***

wwwwww