Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
21 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
17 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Bawa Paradigma Baru, Menpora Amali: Olahraga Indonesia Sedang Menuju Perubahan yang Baik

Bawa Paradigma Baru, Menpora Amali: Olahraga Indonesia Sedang Menuju Perubahan yang Baik
Menpora Amali. (Foto: Humas Kemenpora)
Selasa, 19 April 2022 17:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali membawa paradigma baru melalui Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Saat ini, olahraga Indonesia sedang menuju perubahan ke arah yang lebih baik. Target yang ingin dicapai yakni peringkat lima dunia pada Olimpiade 2044.

Demikian disampaikan Menpora Amali dalam acara Bincang Santai Tentang Olahraga di Auditorium Kemenpora, Jakarta, Senin (18/4/2022). Demi mencapai target itu, diperlukan pembinaan atlet secara serius dan kolaborasi dari stakeholder terkait.

“Kita mengingatkan pimpinan cabor untuk serius membina atlet. Saya harap KONI dan NOC menyampaikan kepada jajarannya bahwa kita sedang menuju perubahan yang baik melalui DBON,” kata Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, Indonesia sebagai negara besar posisinya di Olimpiade masih tertinggal dengan Jamaika yang jumlah penduduknya sekitar 2 juta orang.

“Jamaika itu tegas dalam tata kelola dan fokus terhadap cabor-cabor yang memungkinkan mereka untuk berprestasi,” ujar Menpora Amali.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali kembali mengingatkan soal pembenahan total olahraga berdasarkan perintah dari Presiden Joko Widodo. Kepala Negara menginginkan Indonesia meningkatkan prestasi pada level dunia.

“Selama ini kita tidak membedakan mana Olimpiade, mana SEA Games, mana Asian Games. Kita mencoba untuk merubah paradigma. Kita sedang menata dan memperbaiki apa yang kurang,” jelas Menpora Amali.

Dalam menghadapi SEA Games 2021 Vietnam, Menpora Amali menyebut tim review bekerja dan menganalisa sebelum memberikan rekomendasi untuk keberangkatan. Tim review memiiliki tolak ukur yang telah ditetapkan.

“Semua yang berangkat ini adalah hasil rekomendasi dari tim review dan itu ada tolak ukurnya. Sehingga yang berangkat adalah mereka yang sesuai dengan rekomendasi keputusan tim review,” pungkas Menpora Amali. ***

wwwwww