Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
16 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
13 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
13 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gus Jazil Minta Para Menteri Kerja Serius, Tak Sibuk Pencitraan Pilpres 2024

Gus Jazil Minta Para Menteri Kerja Serius, Tak Sibuk Pencitraan Pilpres 2024
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid. (Foto: Istimewa)
Kamis, 24 Maret 2022 12:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Para menteri diminta fokus bekerja. Mereka diimbau tak memanfaatkan jabatan untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Agar para menteri fokus, jangan gunakan posisi menteri untuk kampanye politik dalam konteks untuk menjadi capres-capres, itu kan ada," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid melalui keterangan tertulis, Kamis, 24 Maret 2022.


Wakil Ketua MPR itu mengakui jika setiap warga negara memiliki hak menjadi presiden. Namun, orang yang diangkat menjadi menteri seharusnya fokus bekerja, bukan sibuk pencitraan.

"Ketika dia dalam posisi menteri, pembantu Presiden maka fokuslah pada tugas itu," kata dia.

Dia meyakini Presiden Jokowi mengetahui siapa pembantunya yang fokus bekerja atau sibuk pencitraan. Masyarakat juga bisa melihat hal tersebut.

"Itu bisa dilihat, para pengamat bisa melihat, rakyat pun bisa melihat," ucap dia.

Baca: Mahfud MD: Pemerintah Tetap Lakukan Persiapan Pemilu 2024

Selain itu, dia meminta para menteri yang berasal dari PKB untuk bisa meningkatkan kinerjanya. Selesaikan semua tugas yang dianggap belum diselesaikan.

"Jika ada pekerjaan-pekerjaan yang lambat, tolong segera dipercepat. Kalau ada pekerjaan-pekerjaan yang diharapkan oleh rakyat belum selesai, tolong segera diselesaikan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," kata dia.***

wwwwww