Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
21 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
18 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Jika Qodari Tidak Ditegur, Istana Bisa Dianggap Merestui Wacana Presiden 3 Periode

Jika Qodari Tidak Ditegur, Istana Bisa Dianggap Merestui Wacana Presiden 3 Periode
Wakil Sekjen Partai Demokrat, Irwan. (foto: Istimewa)
Rabu, 23 Juni 2021 14:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Presiden Joko Widodo harus menegur manuver Direktur Eksekutif Indobarimeter M. Qodari yang membentuk Sekretariat Nasional Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024.

Komunitas ini bertujuan untuk menduetkan Presiden Joko Widodo dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Artinya, Jokowi didorong untuk menjabat sebagai presiden 3 periode.

Wakil Sekjen Partai Demokrat, Irwan mengatakan manuver Qodari tersebut tidak lebih dari sekadar mencari muka pada penguasa.

"Pak Jokowi harus segera menegur Qodari dan kelompok lainnya untuk berhenti cari muka dengan terus-terusan melantangkan Jokowi 3 periode," kata Irwan dikutip dari Facebook DPP Partai Demokrat, Rabu (23/6).

Kata Irwan, jika aksi Qodari dan kelompoknya dibiarkan mewacanakan jabatan presiden tiga periode justru akan merugikan Jokowi sendiri.

Lebih jauh lagi, anggota Komisi V DPR RI ini khawatir pembiaran akan menimbulkan kesimpulan bahwa istana memang merestui isu tiga periode itu digulirkan.

"Jika tidak menegur, maka akan ada rakyat yang berkesimpulan bahwa ada pembiaran dari istana agar isu presiden 3 periode ini terus menggelinding," tandasnya.***

wwwwww