Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
16 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Fraksi PAN DPR: Lonjakan Kasus Covid-19 Karena Pemerintah Tidak Tegas, Bukan Salah Masyarakat

Fraksi PAN DPR: Lonjakan Kasus Covid-19 Karena Pemerintah Tidak Tegas, Bukan Salah Masyarakat
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Intan Fauzi. (Foto: Istimewa)
Rabu, 23 Juni 2021 14:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Lonjakan penyebaran Covid-19 hingga akhirnya tembus 2 juta kasus positif dalam dua hari belakangan ini bukan hal mengejutkan, dan sudah diperkirakan sebelumnya.

Menurut anggota Komisi IX DPR RI, Intan Fauzi, lonjakan itu sudah diperkirakan para ahli seiring dengan masa libur dan mudik lebaran.

"Kalau kita berbicara lonjakan kasus ini semua kan sudah diprediksi oleh para ahli, artinya jika ada libur panjang maka rentang waktu lima minggu setelah itu kalau tidak bisa dikendalikan akan terjadi lonjakan kasus," ujar Intan Fauzi, Rabu (23/6/2021).

Bagi Intan, lonjakan kasus itu tidak serta merta menjadi kesalahan masyarakat yang nekat berlibur dan mudik pada Lebaran kemarin. Tapi juga ada andil dari ketidaktegasan pemerintah dalam menegakkan aturan.

"Bukan hanya masyarakat, artinya menurut saya ini adalah kecerobohan pemerintah, karena para ahli sudah memprediksi akan terjadi lonjakan kasus jika tidak ada pengetatan," jelasnya.

Apalagi, sambung politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, meski mudik dilarang tetapi pemerintah masih memperbolehkan adanya mobilitas di semua jenis transportasi baik darat, laut, dan udara.

"Kalaupun ada larangan mudik tapi transportasi kan tersedia, artinya masyarakat kan mobilitasnya masih tinggi," pungkas Intan.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per Selasa (22/6), pasien positif baru bertambah sebanyak 13.668 kasus. Sementara, kasus sembuh berada di angka 8.375.

Total, angka kasus sembuh Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 1.810.136 orang atau sekitar 89,7 persen dari total kasus positif yang sebanyak 2.018.113.***

wwwwww