Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
3
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
18 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
15 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sah! Bernad Sutrisno jabat Sekjen KPU RI

Sah! Bernad Sutrisno jabat Sekjen KPU RI
Bernad Dermawan Sutrisno saat disumpah dalam acara pelantikannya sebagai sekjen KPU RI di Ruang Sidang Utama Lantai 2, Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (6/1/2021). (foto: ist./kpu ri)
Kamis, 07 Januari 2021 13:28 WIB

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi melantik Drs. Bernad Dermawan Sutrisno, M.Si sebagai sekretaris jenderal (sekjen) KPU RI pada Rabu (6/1/2021) kemarin. Pelantikan Bernad, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 201/TPA tahun 2020.

Hadir dalam pelantikan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Lantai 2, Gedung KPU RI, Jakarta itu antara lain; ketua KPU RI Arief Budiman, anggota KPU RI Evi Novida Ginting Manik, Ilham Saputra, Pramono Ubaid Tanthowi, Hasyim Asy'ari, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, serta pejabat dan pegawai di Lingkungan sekretariat jenderal (Setjen) KPU.

Hadir juga sejumlah tamu undangan dari Kemendagri, Kemenkumham, Kemenkeu, Bappenas, DKPP, Bawaslu dan rekan kerja, termasuk sekjen KPU RI masa bakti 2013-2020, Arif Rahman Hakim. Selain itu, istri dan keluarga juga hadir mendampingi.

Kegiatan pelantikan tersebut berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Memakai setelan jas dan masker bertuliskan 'KPU' seolah menegaskan kesiapan Bernad dalam mengemban tugas demi kemajuan demokrasi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua KPU RI, Arief Budiman mengawali dengan ucapan selamat dan meyakini bahwa pria kelahiran Gorontalo itu bukanlah sosok baru dalam demokrasi di Indonesia, melainkan telah banyak berkecimpung di dunia demokrasi setidaknya sejak 1999.

"Pada Pemilu 1999 pak sekjen ini sudah berkantor di Imam Bonjol. Jadi beliau bergabung dengan Pak Andi Malarangeng, anggota KPU pemilu 1999. Nah, setelah itu urusannya tidak jauh dari pemilu termasuk sejak tahun 2012 bergabung dengan Bawaslu kemudian dengan DKPP. Jadi pemahaman tentang pemilunya saya tidak perlu ragukan lagi," ungkap Arief dalam rilis yang diterima GoNews.co Kamis (7/1/2021).

Meski demikian, Arief tetap berpesan kepada Bernad untuk tetap berpegang pada empat prinsip dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu. Pertama, bekerja transparan, yaitu menyelenggarakan pemilu secara terbuka karena menjadi bagian mempertahankan kualitas dan integritas. Kedua, memegang prinsip profesionalitas yaitu bekerja sesuai dengan kewenangan dan tugas sebagai sekjen. Ketiga, bekerja dengan penuh integritas seperti yang telah diikrarkan dalam sumpah jabatan. Terakhir, bekerja dengan teamwork yang bagus.

"Mudah-mudahan pelantikan hari ini memberi berkah untuk kita semua bukan hanya bagi kita yang ada di sini tapi juga seluruh bangsa Indonesia dan penting untuk pemilu dan demokrasi di Indonesia menjadi lebih baik," tutup Arief.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, Kampus, GoNews Group
wwwwww