Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
20 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
23 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Legislator PKS Kritisi Penerapan Guru PPPK

Legislator PKS Kritisi Penerapan Guru PPPK
Tampilan muka laman sscn.bkn.go.id, situs pendaftaran guru PPPK. (gambar: tangkapan layar)
Kamis, 07 Januari 2021 00:41 WIB

JAKARTA - Wakil ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengkritisi langkah pemerintah memenuhi kebutuhan satu juta guru se-nusantara melalui perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Bahasa lainnya kontrak. Apakah negara ini sudah menjadi swasta dengan menempatkan posisi guru sebagai tenaga kontrak?" ujar Fikri, Rabu (6/1/2020).

Fikri menuturkan, ada guru yang sudah lulus tes PPPK tapi SK-nya tak kunjung diangkat selama 22 bulan lebih. "Karena beliau K2, usianya juga sudah tua, dan kini sudah masuk masa pensiun. Miris,".

Terkait hal ini, menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim menjelaskan, fokus pemerintah untuk tahun ini adalah perekrutan guru honorer sampai dengan kapasitas satu juta guru terpenuhi melalui jalur PPPK.

"Kami mendorong agar para guru honorer serta lulusan pendidikan profesi guru melamar menjadi guru PPPK. Kinerja yang baik sebagai guru PPPK nantinya akan menjadi pertimbangan penting jika guru PPPK yang bersangkutan melamar menjadi CPNS," kata Nadiem di akun Instagramnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Hukum, Balai Kota, Parlemen, Kampus, GoNews Group
wwwwww