Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
2
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
3
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
6 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
3 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
6
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPR Terus Dorong Bantuan Anggaran untuk Penyediaan Alat Penunjang Prokes Sekolah jelang PTM 2021

DPR Terus Dorong Bantuan Anggaran untuk Penyediaan Alat Penunjang Prokes Sekolah jelang PTM 2021
Ketua Komisi X DPR RI/legislator fraksi PKB, Syaiful Huda (dalam layar), saat hadir secara virtual dalam diskusi gelaran KWP bekerjasama dengan Biro Pemberitaan DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2020). (foto: zul/gonews.co)
Kamis, 03 Desember 2020 15:18 WIB
JAKARTA - Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda menyatakan, pihaknya memang menyetujui surat keputusan bersama (skb) empat menteri tentang sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (ptm) 2021.

Syaiful menjelaskan, beberapa objektivitas Komisi X yang di antaranya; efektitivitas pembelajaran jarak jauh (pjj) masih berkisar di angka 50 persen; sekitar 50 persen sekolah telah siap mengenai penerapan protokol kesehatan (prokes) berdasarkan data world bank; dan banyaknya anak usia sekolah yang enggan pjj lalu memilih membantu orang tuanya bekerja karena desakan ekonomi.

Berdasarkan objektivitas itu pula, Komisi X menyadari masih adanya sebagian sekolah dan belum siap mengggelar ptm. Karena itu posisi kami, "tetap mendorong agar sekolah tidak perlu tergesa-gesa untuk membuka sekolahnya,".

Hal tersebut dikemukakan oleh Syaiful dalam diskusi gelaran Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerjasama dengan Biro Pemberitaan DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Syaiful menjelaskan, hingga saat ini Komisi X masih terus mendorong Kemendikbud untuk mendukung kesiapan sekolah-sekolah. Kendala biaya yang dialami pihak sekolah dalam penerapan prokes dan penyedian sarana prasarana terkait prokes, sebisa mungkin segera dicarikan solusinya oleh pemerintah.

"Sementara ini kan masih dengan relaksasi dana bos (bantuan operasional siswa) untuk membantu pengadaan alat penunjang prokes. Anggaran 2021 belum menempatkan opsi lain untuk ini, tapi kami tetap mendorong pada Kemendikbud untuk mencarikan formula lain atau merealokasi atapun refocusing pos-pos lainnya" kata Syaiful.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Hukum, GoNews Group
wwwwww