Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
15 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Parlemen

Kunjungi Pesantren, LaNyalla Terima Curhatan soal Sengkarut Kebijakan Belajar Tatap Muka

Kunjungi Pesantren, LaNyalla Terima Curhatan soal Sengkarut Kebijakan Belajar Tatap Muka
Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti saat berkunjung ke Ponpes di Ponorogo.(Istimewa)
Jum'at, 16 Oktober 2020 17:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Penerapan protokol kesehatan di pondok pesantren menjadi salah satu perhatian khusus Senator asal Jawa Timur AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam rangkaian kegiatan reses di Jatim.

Bagi LaNyalla, protokol Kesehatan di Ponpes sangat penting, karena proses belajar-mengajar dilakukan tatap muka.

Dalam kunjungannya di Ponpes Al Iman, Ponorogo, LaNyalla melihat secara langsung proses belajar-mengajar dan aktivitas santri di dalam pondok. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan di Ponpes Al-Iman sudah sangat bagus. Semua santri putri terlihat telah menggunakan masker, termasuk ketersediaan tempat cuci tangan.

"Saat melihat proses belajar mengajar cukup bagus. Semua santri telah menggunakan masker dan bisa menjaga jarak. Saya berharap ini tetap dijaga agar pandemi cepat berlalu," ujar LaNyalla, Kamis (15/10).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPD RI ini juga menerima aspirasi dari Ketua Yayasan Ponpes Al Iman, Babadan Ponorogo KH Zulkarnain yang mengaku selama ini pelaksanaan protokol kesehatan di ponpes menggunakan dana swadaya dari yayasan.

"Kami berharap ada campur tangan pemerintah dalam pengadaan alat rapid test, masker, hand sanitizer dan fasilitas lainnya," ujar Kiai Zulkarnain.

Tak hanya itu, ia juga mengeluhkan perbedaan kebijakan antara Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Provinsi soal kegiatan belajar tatap muka.
"Kemenag memberi ijin kegiatan belajar tatap muka. Tetapi Dinas Pendidikan tidak memberi izin," jelasnya.

Menanggapi keluhan mereka, LaNyalla mengaku akan menindaklanjutinya dengan meneruskan dan menyampaikannya ke eksekutif.

LaNyalla juga sebelumnya berkunjung ke Pondok Pesantren Termas Pacitan dan disambut langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Termas, Kiai Fuad. Di Termas, mantan ketua Kadin Jatim ini juga melakukan pemantauan protokol kesehatan. "Alhamdulillah. Saya melihat proses belajar mengajar sudah cukup bagus dan semoga terus terjaga," tegas LaNyalla.***

wwwwww